alexametrics

Harga Bahan Pangan di Jogja Naik Tipis

17 Desember 2018, 14:08:03 WIB

JawaPos.com – Harga bahan pangan di Jogjakarta mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019. Terutama di pasar-pasar tradisional. Namun kenaikan harganya tidak terlalu signifikan dan dalam kategori wajar.

Sejumlah produk yang mengalami kenaikan harga seperti beras, bawang merah, sayuran, telur, dan komoditas lainnya. Kenaikan harganya antara Rp 200 hingga Rp 500. Tertinggi dialami bawang merah, dari sebelumnya Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 25 ribu per kg.

“Kenaikan masih belum terlalu signifikan,” kata Kepala Bagian Analisa dan Kebijakan Produktivitas, Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Deden Rokhawati di sela pemantauan di Pasar Wates, Kabupaten Kulon Progo, DIJ, Senin (17/12).

Adapun pemantauan pasar tradisional dilakukan di 4 kabupaten dan 1 kota di DIJ. “Pemantauan ini dilakukan untuk melihat kondisi harga dan ketersediaannya,” ucap Deden.

Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIJ Probo Sukesi menambahkan, kenaikan harga yang terjadi masih cukup wajar. Sebab adanya kenaikannya permintaan menjelang masa libur Nataru. BI juga berkoordinasi dengan stakeholder lainnya untuk tetap menjaga kestabilan harga. Termasuk bersama dengan Dinas Perdagangan dan Bulog.

Beberapa produk dengan harga lebih murah siap dilepas ke pasaran guna menjaga kestabilan. Seperti beras, minyak goreng, maupun gula pasir. “Jangan konsumsi secara berlebih supaya tetap stabil,” pesan Probo.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (dho/JPC)

Harga Bahan Pangan di Jogja Naik Tipis