alexametrics

Laka yang Tewaskan 4 Orang di Tol Gempas karena Kesalahan Sopir Bus

17 November 2019, 14:14:14 WIB

JawaPos.com – Kecelakaan di ruas tol Gempol–Pasuruan (Gempas) yang mengakibatkan empat korban meninggal dipastikan terjadi karena human error. Diduga kuat, sopir bus pariwisata yang juga meninggal dalam insiden itu melakukan kesalahan.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Ahmad Jayadi. Pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kecelakaan yang terjadi Jumat (15/11) itu. Mulai sopir truk Gunadi hingga sejumlah penumpang bus pariwisata PO Ladju yang terlibat kecelakaan.

Dari pemeriksaan tersebut diketahui, sopir truk tidak bersalah. Dalam pemeriksaan, Gunadi menyebutkan, truknya melaju di lajur kiri dengan kecepatan sedang. Namun, tiba-tiba sopir bus PO Ladju Mochammad Syafii menabrak bagian belakang truk tronton. Akibatnya, truk hilang kendali, lalu terguling di sisi kiri tol Gempas km 508.

”Pengemudi truk sudah kami mintai keterangan. Memang dari hasil penyidikan, dia tidak bersalah. Posisinya sudah berada di lajur yang tepat, yakni lajur kiri,” ungkap Jayadi.

Dari pemeriksaan itu juga diketahui, kecelakaan terjadi karena faktor human error dari Mochammad Syafii. Diduga, Syafii lalai dalam mengemudikan bus. Dia tidak berhati-hati sehingga menabrak truk di depannya dan mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Karena itu, polisi menetapkan sopir bus sebagai tersangka.

”Tersangka dalam kecelakaan ini ya pengemudi bus itu. Dari hasil penyidikan, dia lalai dan kurang memperhatikan lalu lintas di depannya. Cuma, dia kan juga meninggal dalam kecelakaan tersebut,” jelas Jayadi.

Menurut Jayadi, dugaan tersebut diperkuat dengan penyidikan Satlantas Polres Pasuruan Kota dan Dirlantas Polda Jatim saat olah tempat kejadian perkara (TKP) Jumat lalu. Pihaknya tidak menemukan bekas pengereman yang dilakukan oleh sopir bus di lokasi kecelakaan.

Seperti diketahui, terjadi kecelakaan tragis di ruas tol Gempas km 508 Jumat dini hari. Bus pariwisata PO Ladju yang membawa jamaah ziarah wali lima menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju searah di depannya. Akibatnya, empat orang meninggal. Salah satunya sopir bus Mochammad Syafii, 48. Tiga lainnya adalah bapak, ibu, dan anaknya. Yaitu, Zaini, 47; Sultoniyyah, 35; dan Riska Falaha, 2. Ketiganya warga Dusun Tegalan II, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : riz/hn/c11/diq



Close Ads