JawaPos Radar | Iklan Jitu

Wiranto: Pagi Masih Bermain, Siangnya Harus Berpisah Selamanya

17 November 2018, 01:30:59 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Pemakaman Cucu Wiranto
PEMAKAMAN: Menko Polhukam, Wiranto saat pemakaman cucunya almarhum Achmad Daniyal Alfatih, Jumat (16/11). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Duka mendalam dirasakan jelas oleh Menko Polhukam, Wiranto saat menghadiri prosesi pemakaman cucunya, almarhum Achmad Daniyal Alfatih, di Delingan, Karanganyar, Jumat (16/11) pagi. Terlebih selama ini, Wiranto mempunyai kedekatan dengan almarhum.

Wiranto juga mempunyai panggilan khusus atau panggilan sayang untuk almarhum yakni Belo. 
Setiap ada kesempatan, Wiranto selalu menyempatkan untuk bercengkerama dengan cucunya tersebut.

Bahkan setiap akhir pekan, Wiranto mengatakan, dirinya selalu bertemu dengan Belo. Kedekatan inilah yang membuat Wiranto sangat terpukul dengan meninggalnya Belo. Meski begitu, Wiranto dan juga pihak keluarga mengaku sudah mengiklaskan kepergian almarhum.

"Kami sekeluarga telah mengiklaskan kepergian ananda dan berangkat mendahului menghadap kepada sang Khalik," ungkap Wiranto memberikan sambutan saat prosesi pemakaman.

Wiranto melanjutkan, dirinya tidak pernah mengira jika harus berpisah dengan Belo begitu cepatnya. Dia menceritakan, pagi harunya almarhum masih bermain dengan kakak-kakaknya, tetapi siang hari sudah harus berpisah untuk selamanya. 

"Ananda Achmad harus berpisah dengan kakak-kakaknya, dan juga dengan saudaranya. Pagi masih bermain, tapi siang sudah berpisah. Tentunya ini sangat mengejutkan. Tetapi, keluarga memahami bahwa rencana Allah pasti lebih baik," imbuhnya. 

Usai prosesi pemakaman, Wiranto sedikit menceritakan soal kedekatannya dengan si Bel. Wiranto memberikan alasan kenapa dirinya memberikan sebutan Belo untuk cucunya itu. Hal ini karena mata almarhum bulat. Sehingga dirinya pun memberikan nama panggilan sayang Belo.

"Dia dekat sekali dengan saya, anaknya lucu. Sudah mulai suka main bola. Saya biasa panggil Belo, karena matanya bulat," ungkap Wiranto. 

Wiranto juga sempat menunjukkan foto almarhum kepada wartawan. Ini untuk memperlihatkan begitu lucunya almarhum semasa masih hidup. Saat itu, Wiranto terlihat menggendong almarhum. Tetapi Wiranto tidak menceritakan lebih jauh soal pengambilan foto tersebut. 

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up