JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kalimas Harley Davidson Resmi Dibuka di Solo Baru

17 November 2018, 14:16:09 WIB | Editor: Dida Tenola
Kalimas Harley Davidson Resmi Dibuka di Solo Baru
oerang pengunjung diler Kalimas Harley Davidson membubuhkan tanda tangan di motor Harley. (Ari Purnomo/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Diler resmi motor gede, Kalimas Harley Davidson resmi dibuka, Sabtu (17/11). Peresmian sekaligus pembukaan diler yang ada di Solo Baru, Sukoharjo ini dihadiri ratusan pecinta dan pemilik Harley Davidson. Diler ini menjadi satu-satunya diler resmi Harley Davidson di Jawa Tengah. 

Owner Kalimas Harley Davidson Irawan mengungkapkan, sebelum menghadirkan diler Harley Davidson, pihaknya sudah berkecimpung di dunia otomotif, yakni Marcedes. Konsistensi dalam bidang otomotif inilah yang kemudian menjadi alasan Kalimas dipilih oleh Harley Davidson untuk membuka diler resmi. 

"Kami sudah berkecimpung di otomotif yakni di Marcedes 53 tahun, membuat Harley Davidson melirik Kalimas. Dan kami mempunyai latar belakang yang panjang di dunia otomotif," terangnya kepada JawaPos.com, usai grand opening.

Sebelum resmi dibuka, para mekanik handal di diler itu sudah mendapat pembekalan. Tidak main-main, mekanik diterbangkan langsung ke Bangkok, Thailand.

Pelatihan ditujukan untuk melatih para mekanik yang sebelumnya menangani Marcedes bisa mempunyai kemampuan untuk mesin Harley Davidson. "Kalau sudah resmi dibuka ini harus tidak ada lagi kekurangan dalam pelayanan atau servisnya. Makanya Januari lalu kami memberangkatkan mekanik untuk mengikuti pelatihan ke Bangkok," urainya.

Dengan adanya diler resmi Harley Davidson ini, Irawan menjanjikan pelayanan yang terbaik bagi para pemilik motor gede itu. Mulai dari servis, sparepart, bahkan hingga pernak perniknya.

Dalam kesempatan yang sama, Sales Manager Kalimas harley Davidso Tung Sin An mengatakan, bahwa diler ini selain menyediakan pelayanan untuk servis juga melayani penjualan. Ada sejumlah tipe Harley Davidson yang dijual di diler ini. "Untuk harganya paling murah Rp 500 juta sampai Rp 1,2 miliar off the road, belum termasuk PPN dan PPH nya," ucapnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up