JawaPos Radar | Iklan Jitu

Indahnya! Mural Ismail Marzuki hingga HB Jassin Hiasi Kawasan TIM

17 November 2018, 12:47:30 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Indahnya! Mural Ismail Marzuki hingga HB Jassin Hiasi Kawasan TIM
Mural seniman hiasi kawasan TIM (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Taman Ismail Marzuki (TIM) dikenal sebagai rumah bagi para seniman di Indonesia. Berdiri sejak 50 tahun yang lalu, eksistensinya tidak lekang dimakan era digital.

Terlebih bertepatan di usia ke-50, pengelola TIM menyampaikan apresiasi penuh kepada tokoh-tokoh seniman yang berpengaruh membangun TIM. Salah satunya dengan pembuatan mural tokoh seniman yang tersebar di seluruh kawasan TIM.

Saat memasuki gerbang TIM, kawasan pertama yang dapat kita nikmati muralnya adalah sang pujangga, Chairil Anwar dengan catatan tahun 1946. Terlihat sosok Chairil yang gagah, dengan dominasi mural hitam.

Indahnya! Mural Ismail Marzuki hingga HB Jassin Hiasi Kawasan TIM
Mural seniman hiasi kawasan TIM (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

"Kami ingin memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para seniman budayawan yang turut andil adanya tim dan membesarkan TIM," tutur Kepala Humas TIM, Eko Wahyu Wibowo saat ditemui di TIM, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11).

Selain, Chairil Anwar tokoh-tokoh lainnya seperti Radeh Saleh, HB Jassin, Ismail Marzuki dan Huri Adam terlukis penuh warna di dinding-dinding. Selain wajah tokoh, kata-kata pamungkas juga menghidupkan gambar-gambar tersebut.

Eko sendiri menyatakan alasan atas diangkatnya kelima tokoh bersejarah tersebut diangkat menjadi mural. Seperti Raden Saleh, sosoknya dikenal menjadi sang empunya tanah TIM, yang turut menjadi saksi megahnya TIM saat ini. Lokasi muralnya terlukis di Menara Observatorium Kode begitupula gambar Ismail Marzuki.

Lanjut ke tokoh budayawan, HB Jassin yang koleksi-koleksinya berjejer rapi, bahkan ada namanya tercantum di salah satu bangunan di TIM. Untuk lokasi muralnya, para pengunjung dapat menikmatinya di area Gedung Pusat Dokumentasi dan Sastra HB yasin.

Lalu, Chairil Anwar yang memang sang pujangga yang sampai saat ini masih menjadi inspirasi generasi muda untuk menuangkan isi dan gagasan lewat puisi. Terakhir, Huri Adam seorang koreografer dan maestro tari. Huri dikenal sebagai yang mewakili pelaku seni perempuan di TIM. Muralnya terpampang di Gedung Graha Bhakti Budaya

"Diharapkan agar kaum milenial dan para seniman muda bisa meneruskan semangat beliau, dalam mengembangkan seni budaya di Indonesia," tuturnya.

Eko menyampaikan setiap karya mural yang ada di TIM melalui proses kurasi oleh Dewan Kesenian Jakarta. Sebab, menurutnya agar estetika dapat terjaga maka semuanya perlu melalui proses keteraturan.

"Memang karya-karya disini melalui proses pengaturan agar dari segi estetika tetap terjaga. Seniman yang ingin mnuangkan karya muralnya harus melewati kurasi dari Dewan Kesenian Jakarta terlebih dahulu," pungkasnya.

Sebelumnya, selain mural para tokoh seniman adapula mural yang dibuat oleh Ledania muralis asal Columbia. Hasil karya dengan dominasi warna kuning tersebut telah diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up