JawaPos Radar | Iklan Jitu

EyeRIS Seri IX, Teknologi Canggih Asal India untuk Menunjang Siswa SMK

17 Oktober 2018, 19:01:59 WIB | Editor: Dida Tenola
EyeRIS Seri IX, Teknologi Canggih Asal India untuk Menunjang Siswa SMK
aurav Sehgal menunjukkan salah satu keunggulan Cybernetyx yang mengubah layar menjadi touchsreen dan bisa zoom hingga 162 ribu. (Tika Hapsari/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Tidak lama lagi, beberapa SMK di Jawa Timur akan menerapkan teknologi super canggih dalam pembelajaran. 16 sekolah telah meneken kerja sama dengan Cybernetyx  Service Point, Rabu (17/10) di Batu, Jawa Timur. 

Cybernetyx adalah pemilik merek untuk produk EyeRIS seri IX, yang diproduksi di India. Teknologi ini biasanya digunakan dalam presentasi.

Cybernetyx sudah diaplikasikan di puluhan negara baik Asia maupun Eropa. Distribusinya di Asia Pasifik di-handle oleh Global Chanel Resources yang bermarkas di Taiwan.  Sementara untuk distributor tunggal di Indonesia, ditangani oleh Celgi. 

Selama JawaPos.com mengikuti presentasi yang disampaikan oleh Gaurav Sehgal, Product Head Cybernetyx, bisa disimpulkan bahwa penggunaan keyboard dan mouse tidak seperti biasanya. Presentasi tidak hanya bisa dilakukan di layar saja, tapi juga di tembok. Asalkan tidak bergelombang. 

Canggihnya lagi, layar yang semula biasa saja begitu menggunakan teknologi ini pada hardware-nya, langsung bisa berubah menjadi layar sentuh layaknya handphone touchscreen

Gaurav menjelaskan, EyeRIS merupakan kepanjangan dari Eye like Rapid Imaging System. Teknologi ini mengolah citra dengan resolusi dan kecepatan tinggi. Fungsinya sebagai perangkat input ke komputer. "Ini bekerja dengan prinsip mengikuti ruang tiga dimensi di depan sensor. Kemudian, mengubahnya menjadi sinyal sentuh," katanya dalam Bahasa Inggris dengan logat khas India. 

Untuk presentasi, hanya tinggal sentuh saja di layar. Menariknya, juga bisa digunakan untuk drag video dari internet sekaligus langsung ditampilkan di layar presentasi. 

Selain itu, teknologi tersebut juga bisa digunakan hingga zoom in lebih dari 162 ribu kali. Juga bisa digunakan untuk presentasi dengan model proyektor. "Kalau hanya dengan mouse, tidak akan bisa digunakan zoom hingga sebanyak itu. Zoom juga bisa menunjukkan bagian terdetail dari gambar," tambah Gaurav.

Sementara itu, Direktur PT Celestia Sinergi Indonesia (Celgi) Dedhy Hernanto Yahya menjelaskan, pihaknya memang sengaja ingin mengenalkan teknologi ini di Jawa Timur. Sasarannya adalah SMK. "Karena SMK yang paling membutuhkan untuk teknologi ini. Mereka ada jurusan rekayasa perangkat lunak (RPL), Multimedia (MM) dan animasi. Jadi kami menilai, teknologi ini sangat membantu pembelajaran," jelasnya.

Alasan lain mengapa Jawa Timur dipilih sebagai starting point adalah tingginya gairah pendidikan. Beberapa pilot project pendidikan juga dilaksanakan di Jatim. "Respon Jatim bagus. Sekolah yang kami datangi untuk menjadi service point menyambut dengan antusias," imbuh Dedhy.

 

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up