JawaPos Radar

Saingan Grab dan Gojek, Anterin Ojek Online yang Bisa Ditawar

17/08/2018, 01:19 WIB | Editor: Budi Warsito
Saingan Grab dan Gojek, Anterin Ojek Online yang Bisa Ditawar
Chief Executive Officer Anterin, Imron Hamzah saat berbincang dengan Presiden Drektur PT TVS Motor Company Indonesia V Thiyagarajan (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Transportasi online di tanah air kedatangan pemain baru. Hadirnya aplikasi transportasi online ini, akan menjadi pesaing Grab dan Gojek yang selama ini mendominasi.

Adalah Anterin, pedatang baru di dunia transportasi online. Anterin hadir dengan membawa nuansa baru di dunia jasa transportasi umum berbasis online. Transportasi online ini, menyediakan alternatif lain bagi masyarakat. Baik yang hendak mendaftar sebagai driver, maupun untuk masyarakat yang hendak menggunakan jasa transportasi.

Chief Executive Officer Anterin, Imron Hamzah menyampaikan, Anterin diciptakan dengan sebuah konsep baru. Anterin hadir sebagai market place tanpa mencampuri urusan tarif. Di dalam aplikasi yang telah beroperasi sejak tahun lalu ini jelas Imron, menerapkan sistem ‘lelang’.

“Ini merupakan konsep baru yang membutuhkan learning prove buat warga (pengemudi) dan pengguna yang saat ini terbiasa nunggu order. Nah ini model baru,” Jelas Imron dalam pernyataannya yang diterima, Kamis (16/8).

Terkait penerapan sistem lelang, Anterin menjadi satu-satunya aplikasi yang menjaga ‘transparansi harga’ antara pengemudi dan pengguna. Dengan harapan, tidak ada yang dirugikan dari hal itu karena tarif ditentukan berdasarkan mekanisme pasar.

“Driver bebas menentukan harga per kilometer, sementara pengguna bebas memilih driver berdasarkan harga yang dimasukkan si driver, jenis kelamin, maupun armada yang digunakan,” ungkapnya.

Tahun ini, Anterin menggandeng TVS Motor untuk inovasi terbaru. Dengan kolaborasi ini, mereka menyediakan armada bagi anggota (driver) mereka yang bergaung.

Pengemudi akan mendapatkan subsidi DP motor TVS dengan syarat yang sama dengan pengajuan kredit motor, namun dengan cicilan yang rendah.

“Ini kita sewakan kepada mereka selama tiga tahun. Kalau selesai nanti motornya bisa buat mereka. Perjanjiannya nanti sewa-beli, mereka menyewa bayar 20 ribu perhari. Setelah tiga tahun, itu punya dia. Jadi kalau kita bandingkan dengan komisi dia nanti, lebih worth it," papar Imron.

"Kalau sekarang pendapatan dua ratus ribu rupiah bisa bayar komisi dua puluh persen, empat puluh ribu kan? Sekarang kami bebaskan dia mendapatkan langganan dan kami tidak threat sebagai transaksi fiktif. Jadi enggak ada alasan driver itu enggak dapat langganan,” jelasnya.

Selain bekerja sama dengan TVS Motor, Anterin juga menggandeng perusahaan teknologi ‘HERE’ untuk memperbaiki fitur peta wilayah yang mereka gunakan. Kerja sama ini, untuk memudahkan penggunaan aplikasi, baik itu oleh 200 ribu pengemudi yang tergabung di Anterin maupun untuk warga yang menggunakan aplikasi tersebut.

(bew/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up