JawaPos Radar

Penerbitan Izin Operasi LRT Jakarta Alot, Kemenhub Bahas Pekan Depan

17/08/2018, 17:00 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Penerbitan Izin Operasi LRT Jakarta Alot, Kemenhub Bahas Pekan Depan
LRT Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Proses penurunan sertifikasi proyek kereta ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta fase I rute Kelapa Gading-Velodrome berlangsung alot. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta hingga saat ini belum dapat memastikan kapan LRT dapat digunakan masyarakat umum.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Perkeretaapian baru akan membahas hal tersebut pada pekan depan. Surat itu, nantinya menjadi rekomendasi bagi Dishub untuk memberi izin operasi.

Penerbitan Izin Operasi LRT Jakarta Alot, Kemenhub Bahas Pekan Depan
LRT Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

“Tanggal 20 Agustus akan ada pembahasan, undangan dari Kemenhub. Sekali lagi, izin keluar setelah dapat rekomendasi dari Kemenhub,” ujar Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/8).

Dia mengaku, pihaknya tidak bisa melarang PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PT LRT Jakarta sebagai leading sector untuk melalukan pengujian trainset dan rel. 

Rangkaian uji coba tetap bisa dilakukan guna memastikan kesiapan sebelum moda transportasi berbasis rel tersebut resmi beroperasi. Namun, dengan syarat, selama uji coba tidak diperbolehkan mengangkut penumpang. 

“Monggo-monggo saja (uji coba). Tapi yang ditanyakan kan sudah keluar belum izin operasionalnya, saya mengatakan belum. Seandainya LRT melakukan uji coba saya enggak bisa cegah juga, kan mungkin juga akan menguji teknis, kehandalan, dan lain-lain. Tapi izin operasi belum kami keluarkan,” terang dia.

Dalam hal ini, Dishub berupaya mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilakukan. Pemprov DKI Jakarta tidak pernah mengulur-ulur proses penurunan izin operasional.

“Kalau rekomendasi sudah keluar, kami juga enggak tahan-tahan keluarin izin operasi. Jadi kita tunggu,” tambah Andri.

Sebelumnya, internal PT Jakpro dan Dishub DKI telah melakukan uji coba operasi LRT Kelapa Gading-Velodrome pada Rabu (15/8) lalu. Dua trainset LRV dengan kecepatan 20-40 kilometer per jam melintasi Stasiun Velodrome, Equestrian, Pulomas, Boulevard Selatan, dan berakhir di Stasiun Boulevard Utara.

Sebagai informasi, infrastruktur LRT saat ini mencapai 91 persen. Baru dua stasiun yang beroperasi, yakni Velodrome dan Boulevard Utara yang berada di depan Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lintasan LRT dibangun sepanjang 5,8 kilometer dengan anggaran mencapai Rp 7,4 triliun.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up