Pamitan, Kapolda Sumut Akan Temui Sejumlah Tokoh

17/08/2018, 15:10 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw saat menjadi inspektur upacara di Mapolda Sumut, Jumat (17/8). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Irjen Paulus Waterpauw akan menanggalkan jabatannya sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut). Dia dimutasi menjadi Perwira Tinggi di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Mutasi itu tertuang pada Surat Telegram Kapolri nomor ST/2015/VIII/KEP/2018 tertanggal 13 Agustus 2018.

Paulus digantikan Brigjen Agus Andrianto yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sumut. Sementara jabatan yang ditinggalkan Agus akan diisi Koorspripim Mabes Polri Mardiaz Kusin Dwi Hananto.

Dalam kesempatan wawancara dengan awak media, Paulus menyampaikan akan pamit dari Sumut. Tepat di HUT ke-73 RI, dia berharap masyarakat semakin baik kedepannya. "Semoga Indonesia semakin maju. Rakyat semakin sejahtera dan gangguan-gangguan keamanan yang menyangkut kehidupan berbangsa semakin mengecil," harap Paulus, Jumat (17/8)

Namun, Paulus tidak menampik untuk melenyapkan gangguan Kamtibmas bukan perkara mudah. Tapi dia akan terus berupaya yang terbaik memperkecil gangguan. "Kami mengupayakan satu dengan yang lain saling menghargai, mengisi dan melengkapi," ucap Paulus

Soal kesan yang paling ditangkapnya selama di Sumut, Paulus tersenyum. Menurutnya, masyarakat di Sumut sudah semakin terdidik dan maju.

"Kami bicara sebentar menginginkan sesuatu yang baik, selalu direspons dengan baik. Kemudian setiap permasalahan bisa diselesaikan dengan baik. Tidak ada upaya-upaya, walaupun di sana-sini ada kehangatan dan kepentingan politik. Tetapi semua dalam kebhinekaan, utuh di sini," ujar Paulus.

Lebih lanjut, Paulus mengaku sangat menyukai keberagaman yang ada di Sumut. Selanjutnya, dia akan pamit dengan beberapa tokoh pemimpin umat.

"Dulu saat saya tiba di sini satu tahun silam. Saya melakukan silaturrahim. Sebelum pergi, maka saya juga harus pamit dengan para tokoh tersebut. Tapi mungkin dalam kesempatan ini, yang lain yang belum sempat dijumpai, karena waktu sangat terbatas. Saya harus meninggalkan Medan, Sumut. Saya berpesan buat warga Medan, semoga semua baik-baik, hindari narkoba, kelompok-kelompok antikemapanan," pesan mantan Kapolda Papua itu.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi