JawaPos Radar

Asman Abnur Mundur dari Menteri, Seleksi CPNS Terhambat

17/08/2018, 16:39 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Asep Dedi
Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Asep Dedi menyampaikan ketidakjelasan penerimaan CPNS di Kota Cirebon, Jumat (17/8). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pengunduran diri Asman Abnur dari posisi Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), berdampak luas bagi proses penerimaan calon pegawai negeri sipil.
Salah satunya terjadi di Kota Cirebon. Seleksi penerimaan CPNS yang seharusnya dilakukan di akhir Agustus ini menjadi tidak jelas juntrungnya, lantaran menunggu informasi dari pusat.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon Asep Dedi mengatakan, berdasarkan informasi terakhir pembukaan seleksi penerimaan CPNS di Kota Cirebon dilakukan pada akhir Agustus ini. Namun demikian, hingga kini belum ada informasi lanjutan dari Kemenpan-RB soal penerimaan CPNS.

"Informasi awal di akhir Agustus. Namun, belum ada pengumuman resmi. Kami masih menunggu informasi dari Kemenpan-RB," ungkapnya usai menghadiri upacara 17 Agustus di alun-alun Kejaksan, Jumat (17/8).

Dikatakan Dedi, Pemerintah Kota Cirebon mengusulkam penambahan pegawai ke Menpan RB sekitar 400 lebih. Namun demikian, belum ada informasi secara tersurat berapa jumlah usulan penambahan pegawai untuk Kota Cirebon.

Menurutnya, dihitung jumlah kekurangan pegawai di berbagai bidang formasi, pemerintah Kota Cirebon mengalami kekurangan lebih dari 1.000 pegawai. Angka tersebut dihitung dari banyaknya pegawai yang pensiun setiap tahunnya. Sementara terakhir kali membuka seleksi CPNS pada 2009 silam.

"Belum tahu berapa usulan yang diterima. Kebutuhan CPNS sangat banyak, kalau hitung kekurangannya. Tapi, kami pertimbangkan dengan kekuatan anggaran," ujar Dedi.

Dedi menambahkan, kebutuhan PNS di Kota Cirebon melingkupi semua bidang formasi. Seperti, tenaga pendidikan, kesehatan dan bidang spesialis. Semua bidang formasi yang diusulkan ke pemerintah pusat itu semuanya prioritas. Sehingga, dia berharap Kemenpan RB segera membuka penerimaan seleksi CPNS.

Sekda menambahkan, semua tahapan, mulai dari penetapan kuota CPNS, hingga mekanisme persyaratan, hingga pendaftaran dilakukan di tingkat pusat.
"Termasuk proses seleksi, diatur pemerintah pusat. Tes CPNS tentu berbasis komputer," katanya.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up