JawaPos Radar

Hotel di Solo Tumbuh Pesat, PHRI Khawatirkan Persaingan Tidak Sehat

17/07/2018, 08:45 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Hotel
ILUSTRASI: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo mengkhawatirkan adanya persaingan yang tidak sehat seiring dengan semakin pesatnya pembangunan hotel di Solo. (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pesatnya perkembangan perhotelan di Kota Solo menjadi bukti bahwa pertumbuhan yang terjadi cukup positif. Akan tetapi dibalik kondisi tersebut justru ada hal cukup dikhawatirkan.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo mengkhawatirkan adanya persaingan yang tidak sehat seiring dengan semakin pesatnya pembangunan hotel di Solo. 

Sistho A. Sreshtho selaku Pengurus Bidang Humas dan Promosi PHRI Solo mengungkapkan, bahwa tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi. Mengingat dengan semakin banyaknya hotel yang dibangun akan terjadi ketimpangan antara demand and supply.

Di mana jumlah kunjungan yang tidak sebanding dengan banyaknya hotel yang ada di Kota Solo. "Maraknya pembangunan hotel ini bisa menjadi indikasi bahwa ekonomi tumbuh positif. Tetapi ketika terjadi ketimpangan maka dikhawatirkan akan terjadi perang harga," ungkapnya, Senin (16/7). 

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi hal yang klasik. Di mana selama ini juga tidak banyak tamu yang berkunjung ke Kota Solo. Kondisi ini harus disikapi dengan bijaksana. Salah satunya adalah adanya sinergitas antara pelaku usaha. Hal ini diperlukan agar ke depan tidak terjadi persaingan yang tidak sehat antara pengusaha di bisnis tersebut. 

"Sinergitas diperlukan mengingat, potensi dan promosi wisata tidak bisa dilakukan oleh satu daerah saja," ucapnya.

Tidak hanya para pengusaha saja, Sistho menambahkan, peran pemerintah juga diharapkan mampu untuk mengantisipasi terjadinya perang harga atau persaingan yang tidak sehat tersebut. Salah satunya yakni dengan menciptakan atau membuka destinasi baru dan juga akses untuk transportasi yang bisa menunjang pariwisata. 

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up