alexametrics

Dilanda 29 Kebakaran, Kotawaringin Timur Siaga Darurat Karhutla

17 Juli 2018, 08:35:56 WIB

JawaPos.com – Selama sebulan terakhir lahan dan hutan di Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami delapan kali kebakaran. Jumlah menambah rentetan kebakaran hutan dan lahan (karhulta) di kawasan tersebut menjadai 29 kali sepanjang 2018. Atas kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim menetapkan status siaga darurat Karhutla.

Penetapan siaga darurat karhutla diambil melalui rapat bersama satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) lintas sektor. Status siaga darurat karhutla berlaku hingga empat bulan ke depan atau November 2018.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim M. Yusuf menjelaskan, pada bulan ini ada sekitar delapan kali kebakaran. Penanganan cepat harus dilakukan sehingga ditetapkan status siaga darurat karhutla hingga empat bulan ke depan. Posko komando ditetapkan di Kodim 1015/Sampit dan posko lapangan berada di Damkar Kotim.

Dilanda 29 Kebakaran, Kotawaringin Timur Siaga Darurat Karhutla
Tim Terpadu Karhutla Kobar memadamkan api di Sungai Tatas, Kelurahan Baru, Senin (16/7). (JOKO HARDYONO/RADAR SAMPIT/Jawa Pos Group)

”Status siaga ini ditetapkan karena melihat kondisi di lapangan beberapa bulan terakhir ini sudah mulai terjadi kebakaran di beberapa titik. Upaya penanganan harus dilakukan secepat mungkin agar tidak semakin meluas dan membahayakan,” jelas Yusuf, Senin (16/7).

Tim penanganan karhutla sudah terbentuk. Sarana dan prasarana mulai disiapkan. Anggaran untuk operasional juga sudah disediakan. Diharapkan, penanganannya maksimal sehingga kebakaran tidak meluas.

Selain penanganan, dilakukan upaya pencegahan dan sosialisasi terhadap masyarakat terkait dengan bahaya karhutla. Ada juga regulasi hukum terhadap pelaku tindak kebakaran. Jika semakin parah, dampaknya akan merugikan berbagai sektor.

”Masyarakat Kotim boleh saja membuka lahan untuk bertani, sebab saat ini masuk musim bertanam. Akan tetapi, tidak diperbolehkan dengan cara membakar. Lakukan dengan cara lain untuk membuka lahan,” ujarnya.

Tim akan melakukan patroli, terutama di daerah rawan kebakaran di dalam kota. Nanti setiap waktu kondisi kebakaran dapat terpantau, baik di dalam maupun luar kota. ”Termasuk hari ini masih dalam penanganan dan pemadaman di Desa Eka Bahurui. Apakah sudah tertangani atau belum masih akan kami pantau kembali melalui anggota di lapangan,” ujarnya. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (dc/yit/c19/ami)


Close Ads
Dilanda 29 Kebakaran, Kotawaringin Timur Siaga Darurat Karhutla