JawaPos Radar

Badak India Tambah Koleksi Jatim Park Group

17/06/2018, 13:29 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Badak India
BADAK LANGKA: Badak India (Rhinoceros unicornis) menambah koleksi satwa langka di Batu Secret Zoo, Jatim Park Group. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Jawa Timur (Jatim) Park kembali menambah koleksi satwa langka di dunia. Kali ini Badak India (Rhinoceros unicornis). Hewan bercula satu yang memiliki bobot hampir tiga ton itu sengaja didatangkan untuk menyambut para wisatawan saat libur Lebaran.

Marketing and PR Manager Jatim Park Group Titiek S Ariyanto mengatakan, badak India merupakan spesies badak terbesar di dunia. Menariknya, badak berusia 10 tahun ini baru pertama kali ada di Indonesia dan ditempatkan di Batu Secret Zoo, Jatim Park Group.

"Kami mendapatkan kepercayaan dari EAZA (European Association Zoo & Aquaria) asosiasi kebun binatang terbesar di dunia untuk konservasi," ujar Titiek.

Badak bernama Bertus itu datang pada 18 Mei lalu. Pihak Jatim Park telah menyiapkan kandang dan exhibit di lahan seluas 7.500 meter persegi. Ada kandang kontrol untuk malam hari seluas 150 meter persegi. Kemudian kandang pedok seluas 300 meter persegi. "Sisanya merupakan kandang exhibit yang terdapat kolam air dan kolam lumpur," papar Titiek.

Badak India tak sekadar untuk koleksi di kebun binatang. Tapi juga sebagai sarana edukasi tentang satwa badak, khususnya badak Jawa. Sebab badak India memiliki kemiripan fisik dengan badak Jawa yang merupakan satwa endemik Indonesia.

Sekarang, badak Jawa hanya bisa ditemukan di Taman Margasatwa Ujung Kulon dan hanya bisa dilihat menggunakan kamera pengintai. Populasi badak Jawa diprediksi tinggal 63 ekor. "Oleh karena itu, keberadaan badak India ini akan membantu mendukung konservasi badak Jawa dan untuk meningkatkan kesadaran akan konservasi badak Jawa di Indonesia," kata Titiek.

Batu Secret Zoo sendiri merupakan kebun binatang pertama dari Indonesia yang secara resmi dapat berpartisipasi dalam program breeding internasional untuk konservasi badak dunia. Khususnya badak India yang dipromotori European Endangered Species Programmes.

Sementara itu, Project Coordinator Yayasan Badak Indonesia Dadan Dani Subrata mengatakan, persebaran badak India biasa ditemukan di India bagian Utara seperti Nepal dan Bangladesh. Habitatnya berada di padang rumput terbuka dekat dengan sungai.

Pada awal abad ke-20, populasi badak India tinggal 200 ekor akibat perburuan liar. Populasinya pun sudah hampir punah. Namun karena usaha program konservasi badak, sekarang jumlah badak India terus bertambah. "Sekarang mencapai kurang lebih 3.500 ekor," imbuh Dadan.

Saat ini, lopulasi badak India di Eropa tersisa 60 ekor yang tersebar di 20 kebun binatang. Kemudian di Amerika, populasi badak India tersisa 50 ekor yang tersebar di 20 kebun binatang.

Lalu di Asia kecuali India dan Nepal, hanya beberapa kebun binatang yang memiliki koleksi badak India. Di antaranya Chiang Mai Zoo di Thailand, Singapore Zoo, Tokyo Zoo di Jepang, dan Batu Secret Zoo Indonesia.

Yayasan Badak Indonesia mengapresiasi langkah konservasi yang dilakukan oleh Batu Secret Zoo. Diharapkan konservasi serupa juga bisa dilakukan kepada badak Jawa yang sedang diambang kepunahan.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up