Bak Detektif, Petani Ini Ungkap Sendiri Kasus Pencurian Sapinya

17 Mei 2022, 07:00:28 WIB

JawaPos.com – Apa yang dilakukan oleh Rasid, 35, ini layaknya kisah dalam film-film detektif. Musababnya, setelah kehilangan sapi, petani di Jember ini berusaha melacak lembunya itu secara mandiri. Hasilnya, ia bisa mendeteksi keberadaan ternak miliknya hingga sang pelaku tertangkap.

Petani itu bernama Rasid, warga Dusun, Krajan Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, Jember. Lelaki 35 tahun ini kehilangan sapi pada Sabtu (5/3) dini hari, sekitar pukul 03.30. Dia terkejut ketika menjelang Subuh dua bulan lalu, lembunya raib dari kandang.

Mengetahui ternaknya hilang, Rasid tak segera melaporkan peristiwa itu ke polisi. Dia berusaha melacak sendiri keberadaan sapi jenis metal blaster itu ke pasar hewan. Meski di awal-awal upayanya tak membuahkan hasil, namun Rasid tak menyerah.

Hingga akhirnya, Kamis (12/5) pagi kemarin, sapi betina berwarna cokelat dengan kepala putih tersebut terlihat turun dari truk pengangkut hewan di pasar hewan Sumberbaru. Rasid tak gegabah. Dia cukup hati-hati ketika melihat ternaknya berada di tangan orang lain. Dia pun berpura-pura menawar lembu itu dan seolah-olah ingin membelinya.

Setelah memastikan dan yakin jika sapi itu miliknya yang hilang dua bulan lalu, Rasid kemudian melapor ke Polsek Sumberbaru. “Korban memang sempat menawar sapi tersebut kepada penjual yang bernama Bukasan. Setelah yakin bahwa sapi yang dijual Bukasan miliknya, korban ke Polsek Sumberbaru untuk melaporkan peristiwa pencurian tersebut,” terang AKP Facthur Rahman, Kapolsek Sumberbaru, Minggu (15/5).

Polisi segera bergerak seusai mendapat laporan itu. Mereka mendatangi Bukasan di pasar hewan untuk meminta keterangan. Kepada penyelidik, pedagang itu mengaku membeli sapi dari seseorang bernama Nasir, warga Dusun Jabaan, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang. “Berbekal keterangan tersebut, kami selanjutnya menangkap terlapor,” jelasnya.

Semula, Nasir sempat berbelit-belit ketika memberi keterangan ke penyidik. Lelaki 50 tahun ini mengaku mendapatkan sapi tersebut dari seseorang bernama Dani. Kendati demikian, dia tak bisa menjelaskan siapa orang yang dia sebut itu. Nasir berdalih tidak mengetahui alamat rumahnya.

“Meski kami meragukan keterangan terlapor, tapi kami tetap menyelidiki apakah dalam kasus ini ada keterlibatan pelaku lain atau tidak,” urai mantan Kapolsek Semboro tersebut.

Kini, polisi telah menangkap Nasir dan mengamankannya di polsek setempat untuk diminta keterangan. Atas perbuatannya itu, polisi bakal menjerat pelaku dengan Pasal 363 ayat (1) ke 1e, 3e KUHP tentang pencurian hewan.

Editor : Kuswandi

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads