alexametrics

Surat Suara Baru Datang Jam 2 Siang, 435 Napi di Makassar Nyaris Golput

17 April 2019, 18:55:32 WIB

JawaPos.com – 435 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) alias napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Makassar nyaris tak bisa mencoblos saat Pemilu 2019, Rabu (17/4). Pasalnya, surat suara yang tersedia kurang.

Kepala Lapas Kelas IA Makassar Budi Sarwono mengungkapkan, surat suara bagi pemilih itu secara berangsur baru tiba sekitar pukul 14.00 WITA. Surat suara itu diambilkan dari 30 TPS lain di luar lapas. “Di TPS-TPS terdekat yang punya surat suara lebih itu digesernya ke lapas,” terang Budi ditemui di kantornya, Rabu petang (17/4).

Budi menambahkan, penetapan jumlah DPTb di Lapas Kelas IA Makassar baru ditetapkan pada Rabu dini hari tadi (17/4). DPTb di Lapas ini sebelumnya hanya berjumlah 103 orang. Setelah melakukan pertemuan dengan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, barulah KPU menetapkan jumlah DPTb sebanyak 435 orang. “Jadi memang baru tadi malam kami terima jumlah DPTbnya,” terangnya.

Ketua KPU Sulsel Misna M Attas mengakui kekurangan surat suara bagi WBP. Misna berdalih bahwa kekurangan terjadi setelah DPTb Lapas diketahui dari hasil pendataan ulang. “Itu regulasinya. Ini kan yang menentukan KPU RI, kami hanya menerima. DPT itu kan ada aturan-aturannya juga. Jadi kami tidak bisa melanggar aturan atau melampaui kewenangan itu,” jelasnya.

Misna memastikan seluruh WBP yang masuk DPTb telah sepenuhnya menyalurkan hak suaranya. “Nggak apa-apa, yang penting mereka sudah mengisi absen. Memang begitu. Di mana pun aturannya sama, dihabiskan antrean, karena mereka dalam kategori antre,” pungkasnya.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Sahrul Ramadan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads