alexametrics
Juga Menang di TPS Gubernur Sulsel

Prabowo-Sandi Unggul Tipis di TPS Tempat Wali Kota Makassar Nyoblos

17 April 2019, 16:06:48 WIB

JawaPos.com – Proses perhitungan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di berbagai TPS di Kota Makassar sudah dilakukan, Rabu siang (17/4). Salah satu yang telah menyelesaikan proses penghitungan adalah TPS 1, Kelurahan Maricayya Selatan, Kecamatan Mamajang, Makassar. Di TPS itu Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyalurkan hak suaranya.

Pasangan Capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno menang tipis di sana. Dari hasil akhir penghitungan, Prabowo-Sandi meraih 101 suara. Sedangkan Jokowi-Ma’ruf hanya mengantongi 94 suara. 1 suara dinyatakan tidak sah. Total ada 196 orang yang terdaftar di DPT.

Hingga berita ini ditulis, proses penghitungan suara di beberapa TPS yang ada di Makassar masih berlangsung. Dari TPS, suara akan dihitung kembali melalui rekapitulasi berjenjang di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Menanggapi hasil penghitungan di TPS tempatnya mencoblos, Danny enggan mempersoalkan kondisi itu. Selama ni Danny memang dikenal ikut mendukung paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Ini bukti tidak ada intimidasi. Karena di daerah saya saja, mereka (Prabowo-Sandi) menang,” ungkapnya.

Danny menilai, suara penuh untuk menentukan pilihan adalah hak masyarakat. Kondisi itu mencerminkan bahwa pemilu di Makassar berjalan sangat demokratis. Meski hasil penghitungan suara telah bermunculan, dia masih optimistis Jokowi-Amin menang di Makassar pada rekapitulasi akhir. “Intinya siapa yang menang dia akan menang,” pungkasnya.

Prabowo-Sandi juga unggul di TPS 42, Kompleks Perumahan Dosen Unhas, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mencoblos di TPS itu.

Dalam proses penghitungan suara yang berlangsung mulai pukul 14.30 WITA, paslon nomor urut 02 mendapatkan 140 suara dari total 229 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan paslon nomor urut 01 hanya mendapatkan 51 suara. 3 suara lainnya dianggap tidak sah.

Anggota KPPS TPS 42 Abdul Khair menyebut bahwa dari total jumlah DPT yang ada, hanya 194 pemilih yang menyalurkan hak suaranya. Itu berarti ada sekitar 35 orang yang tidak menyalurkan hak suaranya. “Ada juga empat pemilih tambahan,” kata Khair saat ditemui di lokasi TPS 42.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Sahrul Ramadan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads