alexametrics

Lega, Sebagian Pemegang A5 di Jogja Akhirnya Bisa Nyoblos

17 April 2019, 21:36:04 WIB

JawaPos.com – Sebagian pemegang formulir A5 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) akhirnya bisa memberikan hak suaranya, Rabu (17/4). Hal itu terlaksana setelah petugas dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melakukan pengambilan surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sekitar yang masih tersisa.

Salah seorang warga asal Bekasi yang memegang formulir A5, Ismail, 27, mengatakan cukup lega meski harus menunggu berjam-jam. “Lega, tadi datangnya sejak pagi. Baru bisa memilih pukul 18.30 (WIB),” katanya, ditemui di TPS Padukuhan Seturan, Kelurahan Catur Tunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIJ, Rabu (17/4) malam.

Suparmo, 58, warga Padukuhan Seturan menambahkan, ia sendiri bukan pemegang A5 dan statusnya sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dirinya juga baru bisa nyoblos sekitar pukul 18.30 WIB untuk surat suara PPWP. “Tadi siang baru nyoblos yang bukan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden. Malam ini baru bisa. Tidak masalah, yang penting sudah bisa nyoblos,” ucapnya.

ILUSTRASI: Proses pemilihan di Kabupaten Sleman dapat dilanjutkan setepah petugas dari KPU setempat melakukan pengambilan surat suara PPWP di TPS sekitar yang tersisa. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

Sebagaimana diketahui, kekurangan surat suara untuk PPWP dialami setidaknya di 4 TPS yang ada di Padukuhan Seturan, Kelurahan Catur Tunggal. Yakni di TPS 136, 137, 142, dan 138. Jumlahnya ada sebanyak 388 yang kurang.

Ketua KPPS TPS 138, Hari Purnomo mengatakan, pada pukul 18.00 WIB akhirnya mendapatkan surat suara sebanyak 209. Meski tak sampai jumlah awal kekurangan (388) namun kemungkinan masih akan sisa. “Mungkin masih sisa, karena sudah banyak yang pulang. Kami sudah berusaha secara maksimal agar pemegang A5 bisa memberikan hak suaranya,” ucapnya.

Kepala Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU DIJ, Wawan Budiyanto yang mendatangi TPS di Padukuhan Seturan itu menambahkan, sejak pagi pihaknya telah didatangi oleh mahasiswa yang memegang formulir A5. “Kami sarankan menunggu di TPS masing-masing, kami upayakan surat suaranya,” katanya.

Secara regulasi memang dimungkinkan untuk mengambil surat suara sisa di TPS sekitarnya. Ketika ada kasus seperti ini, yakni kekurangan surat suara. “Kami berupaya mencukupi dengan menarik dari TPS sekitar yang sisa,” ucapnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat



Close Ads