JawaPos Radar

Polresta Solo Bekuk Tersangka Penganiaya Bonek

17/04/2018, 17:39 WIB | Editor: Soejatmiko
Polresta Solo Bekuk Tersangka Penganiaya Bonek
Penganiaya Bonek: Kapolresta Solo Kombespol Ribut Hari Wibowo memberikan penjelasan saat gelar perkara dengan tersangka penganiaya Bonek, Selasa (17/4). (Ari purnomo/jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com --  Polresta Solo berhasil membekuk dua tersangka pelaku penganiayaan dua orang bonek (Suporter Persebaya Surabaya).  Kedua tersangka yakni AKS alias Mbambox, 23 dan MAP alias Benjol, 14.

Keduanya ditangkap Senin (16/4) malam di dua lokasi yang berbeda. AKS ditangkap di rumahnya di Banyuagung. Sedangkan MAP yang merupakan warga Klodran, Karanganyar ditangkap di Wonogiri.

Kapolresta Solo, Kombespol Ribut Hari Wibowo menjelaskan penangkapan kedua tersangka ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan selama dua hari. Setelah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti, polisi mengantongi identitas kedua tersangka. Dan setelah dilakukan pengejaran keduanya berhasil ditangkap dua hari setelah insiden pengeroyokan terjadi.

"Untuk perannya, AKS ini adalah yang merekam kejadian dengan handphone dan juga melempar menggunakan batu. Sedangkan untuk tersangka MAP, dia melempar, menendang dan juga memukul korban," terang Ribut saat gelar perkara di Mapolresta Solo, Selasa (17/4).

Lebih lanjut Ribut mengungkapkan, peristiwa yang menyebabkan seorang Bonek bernama Micko Pratama,17 meninggal dunia itu terjadi di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Banyuagung, Banjarsari.

Saat itu, sekitar pukul 03.15 WIB sekelompok orang menghadang truk yang mengangkut rombongan Bonek usai menonton pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan PS Tira di Bantul. Kemudian mereka melempari Bonek menggunakan batu. "Beberapa diantaranya ada yang naik truk dan menarik dua orang suporter turun. Dan keduanya dianiaya hingga seorang Bonek bernama Micko meninggal dunia. Dan satu lagi bernama Sadam,18 masih kritis dan menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moewardi Solo," ungkapnya.

Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya bambu dengan panjang 2,5 meter, dua bongkah batu besar, batu cor, kayu dan satu botol minuman. Keduanya dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan (2) karena melakukan pengeroyokan hingga korban meninggal. Ancamannya 12 tahun penjara.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up