JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tak Terima Orang Tua Dipanggil, Siswa Aniaya Kepsek

17 Maret 2019, 13:52:40 WIB
Tak Terima Orang Tua Dipanggil, Siswa Aniaya Kepsek
Kepala Sekolah SMAN 2 Rakit Hulu, Kabupaten Inhu, Riau, mengalami luka memar karena dianiaya oleh siswanya. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Seorang Kepala Sekolah SMA Negeri di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau menjadi korban penganiayaan. Pelaku penganiayaan tak lain adalah murid di sekolahnya.

Adalah ADT, 19, siswa SMAN 2 Rakit Hulu yang nekat menganiaya Bambang Fajrianto, 50, dengan cara mencekik, memukul dan menendang korban.

Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran mengatakan, insiden tersebut terjadi, Rabu (13/3)lalu. Di mana, siswa kelas XII di SMA tersebut sedang melaksanakan ujian sekolah.

"Ketika pengawas ruangan ujian keluar ruangan, ADT ini marah-marah karena orang tuanya dipanggil oleh sekolah. Dia tidak terima dan memaki kepala sekolah," kata Misran, Minggu (16/3).

Bambang kemudian menegur ADT karena sudah melakukan keributan di sekolah. Namun, ADT yang sudah hilang akal langsung mencekik leher korban hingga memar.

"Selain itu, dia juga menendang korban sebanyak satu kali ke arah tangan hingga tangan kirinya memar. Dia memukul korban ke arah bibir hingga luka dan berdarah," sebutnya.

Korban tidak melakukan perlawanan. Akan tetapi, karena tidak terima atas perbuatan siswanya itu, korban langsung mendatangi Polsek Kelayang untuk membuat laporan polisi.

"Kami sudah memeriksa korban. Melakukan visum dan meminta keterangan saksi maupun pelaku untuk pengusutan lebih lanjut," pungkasnya.

Editor           : Budi Warsito
Reporter      : Virda Elisya

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini