alexametrics

Bobol ATM, Polda Metro Tangkap Riyadjie Priyambodo

17 Maret 2019, 16:34:39 WIB

JawaPos.com – Polda Metro Jaya kembali mengungkap kejahatan perbankan dengan cara skimming. Kali ini, yang diamankan adalah Ramyadjie Priambodo alias Adjie. Sosok yang disebut itu merupakan bendahara Tunas Indonesia Raya (Tidar) organisasi sayap Gerindra.

Nama Ramyadjie Priambodo pun disebut-sebut sebagai keponakan dari Prabowo Subianto. Polda Metro Jaya membenarkan bahwa Adjie ditangkap atas kasus pencurian rekening bank (skimming) di Jalan Jenderal Sudirman pada 26 Februari.

“Ya, saat itu RP ditangkap di bilangan Jalan Jenderal Sudirman Jaksel tanggal 26 Februari lalu. Dia bekerja sebagai wiraswasta beralamat di Menteng, Jakarta Pusat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Minggu (17/3).

RP terbukti menangani kasus pencurian dan atau mengakses sistem milik orang lain atau salah satu bank swasta, sesuai dengan Laporan Polisi pada 11 Februari 2019 lalu.

Argo menyebut bahwa tersangka ditangkap bersama beberapa barang bukti. Seperti sebuah masker yang digunakan tersangka saat mengakses di mesin ATM, satu buah kartu ATM, dua buah kartu ATM berwarna putih yang sudah terduplikasi data, satu unit laptop, HP, dan peralatan skimming lainnya.

“Tersangka dan barang bukti sudah diamankan sejak penangkapan,” kata Argo.

Selain kabar penangkapan, beredar pula kabar bahwa uang hasil tindak pidana curian itu mengalir ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Namun hal itu langsung dibantah oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Dirinya membenarkan kabar penangkapan Adjie oleh Polda Metro Jaya. Kendati demikian, ia membantah jika Ramyadjie Priambodo merupakan keponakan dari Prabowo Subianto.

Dasco pun menegaskan bahwa Bendahara Tidar itu ditangkap atas tindak pidana murni dan tidak ada kaitannya dengan tim pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Yang pertama, yang bersangkutan bukan keponakan langsung (Prabowo). Makanya tidak pakai Djojohadikusumo. Kedua, perbuatan itu murni hukum, tidak ada hubungan dengan Gerindra, atau BPN Prabowo-Sandi,” ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (17/3).

Ihwal aliran dana hasil tindak kejahatan Adjie yang mengalir ke BPN Prabowo-Sandi, Dasco membantah keras. Ia menegaskan bahwa kabar itu bohong alias hoax.

“Kabar berhubungan dengan aliran dana itu ke dana kampanye nggak ada. Hoax semua itu,” tegasnya.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Wildan Ibnu Walid

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Bobol ATM, Polda Metro Tangkap Riyadjie Priyambodo