alexametrics

Tingkat Kematian akibat Covid-19 Jadi Perhatian Pemkot Semarang

17 Februari 2022, 16:33:14 WIB

JawaPos.com–Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, angka kematian pasien terkonfirmasi Covid-19 di ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu menjadi perhatian pemkot. Sebab, kasus positif Covid-19 terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

”Tercatat sudah 18 pasien dirawat yang meninggal dunia selama periode Januari hingga Februari ini,” kata Hendrar Prihadi seperti dilansir dari Antara di Semarang, Kamis (17/2).

Dari jumlah tersebut, menurut dia, terdapat enam pasien yang meninggal karena memiliki penyakit komorbid. Selain itu, ada enam pasien meninggal yang vaksinasinya belum lengkap, bahkan belum divaksin sama sekali.

Grafik jumlah kasus Covid-19 di Kota Semarang sejak Januari hingga saat ini, lanjut dia, juga belum menunjukkan penurunan. ”Perkiraan puncaknya akhir Februari, kemudian memasuki Maret diperkirakan mulai turun,” ujar Hendrar Prihadi.

Berdasar data di laman https://siagacorona.semarangkota.go.id hingga Kamis (17/2) pukul 15.00 WIB tercatat 906 kasus konfirmasi Covid-19. Terkait ketersediaan tempat tidur di rumah sakit maupun tempat-tempat isolasi terpusat, Hendrar Prihadi menyebut, masih mencukupi.

Dia mengatakan, dua tempat isolasi terpusat telah dibuka. Yakni di gedung LPMP Jawa Tengah serta Miracle Health Center di kawasan Marina, Kota Semarang.

”BOR di rumah sakit masih sekitar 42 persen, separuh dari kapasitas yang tersedia,” terang Hendrar Prihadi.

Berkaitan dengan peningkatan status PPKM Kota Semarang menjadi level 2, dia menambahkan, tidak banyak aturan yang diubah. Sebab, pembatasan yang diterapkan saat level 1 lalu sama seperti aturan pada level sekarang.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads