alexametrics

Imlek, Permintaan Buah Naga Meningkat Pesat

17 Februari 2018, 04:47:42 WIB

JawaPos.com – Imlek tahun baru bagi etnis Tionghoa ini tidak hanya mendatangkan kebahagiaan bagi orang yang merayakannya saja. Bahkan, petani buah naga juga turut kecipratan kebahagiaan di momen ini.  

Halimatus Sadiyah, 50, petani buah naga di Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, mengaku permintaan buah naga meningkat pesat menjelang Imlek, hingga saat ini. 

Bahkan, lanjut dia, penjualan buah naga ini meningkat hingga mencapai 30 persen. Hari-hari biasanya, dia mampu menjual sekitar 60 kilogram buah naga per hari. 

Ketika mendekati Imlek, hingga saat perayaan, dia mampu menjual hingga lebih dari 80 kilogram. “Alhamdulillah ramai, permintaan juga tinggi,” kata dia, ketika ditemui di kebunnya, Jumat (16/2). 

Menurut dia, meskipun akhir-akhir ini banyak serbuan buah naga dari Banyuwangi, yang dijual dengan harga murah, namun ketika momen Imlek, serbuan ini tidak berdampak.  “Tetap ramai, walau banyak buah naga dari Banyuwangi,” kata dia. 

Distribusi buah naganya, sudah di seluruh wilayah Malang raya dan sebagian wilayah Jawa Timur. 

Satu kilogram buah naga jenis super red dijual seharga Rp 20 ribu. Sementara itu, buah naga red dihargai Rp 8 ribu per kilogram. Harga buah naga putih lebih mahal dari red, yakni Rp 20 ribu per kilogram.  

Halimatus sudah menjadi petani buah naga sejak 10 tahun lalu. Lahan seluas 1 hektar, dia tanami aneka buah naga dan buah-buahan lainnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (tik/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads
Imlek, Permintaan Buah Naga Meningkat Pesat