JawaPos Radar

Aduh, Ponsel Beredar Bebas di Lapas Pondokrajeg

17/02/2016, 19:10 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Aduh, Ponsel Beredar Bebas di Lapas Pondokrajeg
Ilustrasi (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Polres Bogor merazia di Lapas kelas IIA Pondokrajeg, Bogor, Jawa Barat. Hasilnya, ditemukan ratusan barang terlarang. Bahkan, ada napi yang positif narkoba.

Kasubbag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, 200 personel diturunkan dalam operasi antik sekitar pukul 14.00 hingga pukul 17.00, Senin (15/2).

Anggota menyita 47 ponsel dan 823 macam barang yang dilarang. Seperti gergaji, palu, gunting, pahat, paku, hingga besi batangan. Petugas juga melakukan tes urine kepada para napi. Hasilnya W dan AW dari Blok C positif menggunakan sabu.

"Dua napi positif menggunakan sabu dan ditindaklanjuti Satnarkoba," kata Ita kepada radar Bogor (Jawa Pos Group).

Kepala Lapas Pondok Rajeg, Sudjongo mengatakan, segera memperbaiki sistem keamanan sehingga barang terlarang tidak masuk ke lapas. Pemeriksaan saat jenguk akan diperketat. "Alat komunikasi tidak akan lolos lagi,” kata Sudjongo.

Kepala Kesatuan Keamanan Lapas (KKLP) Pondokrajeg Suprianto menambahkan, pengamanan di tiap kamar telah dilakukan. Secara dadakan razia barang terlarang juga kerap dilakukan pada tiap bulan. “Hanya tak menggunakan alat detektor. Masih manual,” tuturnya.

Sejauh ini, petugas jaga lapas hanya tujuh orang. Jumlah tersebut terbilang  minim untuk menjaga sekitar 1.503 napi. Sedangkan kapasitas lapas idealnya 930 napi. Untuk itu, ada program untuk kelebihan papasitas itu. Antara lain, cuti bersyarat (CB), pemebebasan bersyarat (PB), dan mutasi.

Ironisnya, faktor penuduk pengawasan berupa mesin CCTV tidak berfungsi karena tersambar petir. “Sudah kami ajukan. Mudah-mudahan tahun ini bisa dipasang,” ucapnya. Sejauh ini, barang tersebut masuk melalui jengukan. (ded/azi/yuz/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up