alexametrics

Khofifah Pastikan Penerapan PPKM Mikro Pasca Temuan Omicron di Malang

17 Januari 2022, 06:07:22 WIB

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Kebijakan itu dilakukan pasca temuan kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jawa Timur ingin memastikan penanganan Covid-19 berjalan sesuai dengan prosedur usai temuan kasus Omicron di wilayah Desa Banjararum. Tepatnya di wilayah Rukun Tetangga (RT) 02/10.

”Informasinya ada desa di Kabupaten Malang dilakukan lockdown karena kasus konfirmasi varian Omicron. Jadi tidak ada lockdown, yang ada PPKM berbasis mikro di RT02/10 di Desa Banjararum,” kata Khofifah seperti dilansir dari Antara.

Khofifah menjelaskan, dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus korona varian Omicron tersebut, Pemprov Jatim bersama pemerintah daerah telah melakukan sejumlah persiapan sejak November 2021. Beberapa langkah antisipasi yang dilakukan tersebut antara lain dengan tetap menyiagakan berbagai fasilitas isolasi terpadu di seluruh wilayah Jatim termasuk menyiapkan tenaga kesehatan dan peralatan perawatan pasien Covid-19.

”Ini kewaspadaan dengan berbagai perencanaan strategis. Satu bahwa isoter tetap harus dihidupkan dengan berbagai perangkat. Semua disiagakan,” terang Khofifah.

Menurut dia, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron tersebut saat ini telah menjalani perawatan di fasilitas isolasi terpadu milik Pemerintah Kabupaten Malang di Kecamatan Kepanjen. Selain itu, berdasar laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, telah dilakukan tracing atau pelacakan dari kontak erat pasien terkonfirmasi.

Tracing dilakukan terhadap kurang lebih 20 orang. Sementara dari pasien yang konfirmasi, sekarang sedang isolasi safehouse Kepanjen dengan kontak erat berjumlah 20 orang. Itu sudah dilakukan tes PCR dan ada satu orang yang terkonfirmasi,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Bupati Malang M. Sanusi menambahkan, pasien konfirmasi Covid-19 varian Omicron tersebut sudah ditangani sesuai protokol penanganan kesehatan. Pasien tersebut saat ini menjalani isolasi di Rusunawa Kepanjen, Kabupaten Malang.

Dari tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, menurut Sanusi, satu orang terpapar varian Omicron sementara dua lainnya terpapar virus korona. Sehingga, jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 varian Omicron di Kabupaten Malang berjumlah satu orang.

”Untuk yang Omicron ada satu, sementara yang dua Covid-19 biasa. Hasil itu telah keluar dari laboratorium Unair,” papar sanusi.

Secara keseluruhan, ada empat kasus konfirmasi positif Covid-19 di Desa Banjararum, Kabupaten Malang. Dari empat tersebut, satu orang terpapar Omicron, dua orang terpapar Covid-19 biasa dan satu lainnya merupakan penambahan dari hasil tracing.

Secara keseluruhan, di wilayah Kabupaten Malang ada 14.582 kasus konfirmasi positif Covid-19, dengan 20 kasus aktif. Sebanyak 13.599 orang dilaporkan sembuh dan 963 orang meninggal dunia.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads