alexametrics

Bentrokan Warga-Aparat di Desa Pakel Berujung Laporan Polisi

Muncul Dua Versi Penyebab
17 Januari 2022, 18:24:55 WIB

JawaPos.com – Konflik antara warga dan aparat penegak hukum terjadi di Desa Pakel, Kecamatan Licin. Pemicunya adalah bentrokan antara kedua kubu di lahan perkebunan milik sebuah perusahaan.

Insiden yang terjadi pada Jumat (14/1) dini hari itu berbuntut. Empat warga Desa Pakel yang mengaku menjadi korban penganiayaan aparat melaporkan kasus tersebut ke Polsek Licin pada Sabtu (15/1). Bahkan, dalam perkembangannya, perkara tersebut juga mendapat atensi dari sejumlah lembaga.

Mereka adalah Suhardi, 43; Ahmad Fauzi, 19; Hariyadi, 30; dan Esa Ots Darmawan, 21. Semuanya mengalami luka-luka di bagian tubuhnya. ’’Setidaknya ada empat orang yang sudah melaporkan aksi penganiayaan ke polsek,’’ ujar tim advokasi masyarakat Desa Pakel, Kecamatan Licin, Usman.

Usman mengklaim penanganan petugas cukup lambat. Salah satunya karena visum yang dilakukan dua kali. ’’Pemeriksaan sudah dilakukan, tapi hasil visum belum kami ambil. Kami kecewa pelaksanaan visum harus sampai dua kali,’’ sesalnya.

Sementara itu, Kapolsek Licin AKP Dalyono membenarkan adanya laporan itu. Keempatnya sudah diperiksa untuk dilakukan visum. ’’Kami sebagai pelayan masyarakat tetap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan,” katanya.

Dalyono menyatakan, laporan tersebut sudah diterima. Petugas masih memanggil para pelapor untuk dimintai keterangan. ’’Termasuk menjelaskan kronologi atau insiden yang dialami hingga adanya dugaan penganiayaan,’’ terangnya.

Untuk diketahui, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Kericuhan pecah setelah puluhan warga menghampiri sejumlah aparat yang sedang melakukan patroli di lahan perkebunan milik sebuah perusahaan. Patroli untuk antisipasi pembalakan liar belakangan kerap terjadi di sana.

Sejauh ini, pemicunya masih misterius. Versi warga, kericuhan meletus ketika warga mendatangi aparat yang berpatroli. Kedatangan warga dianggap mengancam petugas hingga muncul perselisihan hingga pemukulan. Versi dari aparat, petugas dihadang sejumlah warga sehingga berujung bentrokan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : elo/rio/aif/c12/ris

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads