alexametrics

Profesional Kawal Tablig Akbar di Solo, Belasan Polisi Diganjar Piagam

17 Januari 2019, 18:28:03 WIB

JawaPos.com – Kepolisian Daerah Jawa Tengah menganugerahi sebanyak 18 anggotanya. Belasan polisi ini adalah mereka yang bertugas mengamankan kegiatan Tablig Akbar PA 212 di Kota Solo, Minggu (13/1) lalu.

Para anggota yang tergabung dalam Satuan Brimob Polda Jateng serta Dalmas Polrestabes Semarang ini diganjar penghargaan lantaran mampu mengemban tugas pengamanan kegiatan masyarakat di Solo dengan baik dan profesional. Adapun, Kapolsek Pasar Kliwon AKP Ariakta Gagah Nugraha di antara mereka.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro mengapresiasi kinerja anggotanya. Mampu menjalankan perintah institusi, namun tak mengabaikan kemanusiaan. Bisa sabar dan tidak gampang terpancing emosinya. “Dan itulah wujud dari profesional Polri dan sosok anggota Polri yang mengedepankan hati nurani dan kemanusiaan,” katanya. 

Profesionalisme para anggota ini sebenarnya sempat terekam melalui sebuah video berdurasi sekitar dua menit yang tersebar melalui media sosial. Perekamnya, diduga kuat adalah peserta Tablig Akbar. Si perekam beserta rekan-rekannya itu sambil memegangi kamera, menanyakan dan memprotes para petugas karena tidak diperkenankan masuk ke lokasi kegiatan.

Tak jarang si perekam melontarkan serangan verbal kepada para petugas, kesannya pun menghardik dan memprovokasi. Bahkan, dengan menyinggung atau membawa-bawa soal agama.

Padahal acara Tablig Akbar PA 212 di Solo kemarin tak mendapatkan izin dari kepolisian. Panitia sudah disarankan, jika memang benar agendanya pengajian, maka lebih baik diselenggarakan di Masjid Agung, bukan di Gladak atau Jalan Slamet Riyadi. Karena itu jalanan umum.

Namun serangkaian hardikan dihadapi para petugas dengan tenang. Mereka santai menghadapi protes tersebut meski jelas terlihat rasa jengah mendengar omelan tanpa henti. 

Sikap tegas hanya diperlihatkan ketika si pria perekam berupaya membuka paksa besi barikade. Tapi ketegasan itu sifatnya pencegahan, tidak dengan tindakan berlebih. Para petugas hanya berusaha mempertahankan dan mengembalikan pagar besi ke posisi semula. 

“Apresiasi ini justru selain kita lihat, masyarakat WA ke saya, ke institusi termasuk menyampaikan ke saya bagaimana melatih anggota bisa sabar seperti itu,” lanjut Condro lagi. 

Penghargaan berupa piagam tersebut diharapkan mampu memotivasi anggota Polri lain berbuat serupa. “Piagam ini tentu akan jadi penilaian sendiri saat kenaikan pangkat, sekolah,” tandasnya.

Sementara, di antara belasan petugas yang menerima penghargaan, ada Briptu Syaiful Ulum, dari Satuan Brimob Polda Jateng. Pribadinya memang tenang, seperti yang ia tunjukkan pada video. “Kuncinya adalah bertugas ikhlas untuk melayani masyarakat dan sesuai SOP,” ujar polisi yang bertugas di Kompi 3 Pasadena, Semarang itu.

Petugas berusia 26 tahun itu bahkan masih sempat merendah. Dirinya tak mengambil hati hardikan para pemrotes petugas. “Bukan bully-an. Ya, seperti yang ada di video itu. Hanya sindiran-sindiran yang menganggap kita menghalangi kegiatan mereka,” katanya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Profesional Kawal Tablig Akbar di Solo, Belasan Polisi Diganjar Piagam