alexametrics

Lembah Kera Diproyeksikan Jadi Wisata Ekstrem

17 Januari 2019, 06:00:27 WIB

JawaPos.com – Lembah Kera di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), diproyeksikan menjadi kawasan wisata bertaraf nasional. Utamanya untuk wisata ekstrem yaitu panjat tebing.

Selama bertahun-tahun, kawasan Lembah Kera sudah digunakan untuk panjat tebing. “Venue wisata panjat tebing ini ingin kami kembangkan menjadi destinasi wisata nasional,” kata Wakil Bupati Malang Muhammad Sanusi, Rabu (16/1).

Sanusi ingin kawasan Lembah Kera memiliki ciri khas sendiri. Seperti Bukit Waung Pantai Modangan yang sudah menjadi venue take off paralayang bertaraf nasional.

Namun, ada kendala untu menjadikan Lembah Kera sebagai kawasan wisata ekstrem bertaraf nasional. Salah satunya akses jalan yang cukup sulit. Jalan menuju ke Lembah Kera masih makadam.

Ketika JawaPos.com mencoba menjajal track menuju Lembah Kera, kondisinya berlumpur dan cukup licin. Kontur tanah yang gembur membuat motor tak bisa bergerak dengan lincah. Kanan jalan masih berupa jurang. Sementara bagian kiri masih berupa tebing kapur.

Sebenarnya pemandangan yang ditawarkan cukup bagus. Banyak pohon hijau di sepanjang jalan. Bahkan dulunya juga ditemukan banyak kera. Itu sebabnya namanya Lembah Kera.

“Kesulitannya akses jalan itu. Makanya ini jalan diperbagus dinas terkait. Tujuannya untuk membuat nyaman dan menarik minat wisatawan,” imbuh Sanusi.

Beberapa waktu lalu sempat ada pro kontra terkait penebangan pohon di kawasan Lembah Kera. Hal itu dilakukan untuk pelebaran jalan oleh pemerintah desa. Tujuannya meningkatkan kenyamanan wisatawan. “Nanti jelas ada reboisasi. Faktor lingkungan juga tidak kami abaikan,” tegas Sanusi.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Dian Ayu Antika Hapsari

Lembah Kera Diproyeksikan Jadi Wisata Ekstrem