alexametrics
JawaPos Radar | Iklan Jitu

Penjualan Pernak-pernik Natal di Malang Meningkat 100 Persen

16 Desember 2018, 12:53:11 WIB
Pernak-pernik Natal di Malang Mulai Diburu Pembeli
Bando berbentuk topi sinterklas dan tanduk rusa menjadi pernak-pernik natal yang banyak diburu pembeli di Malang. (Fisca Tanjung/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Menjelang perayaan Natal, umat Nasrani Kota Malang mulai menyerbu toko-toko yang menjual pernak-pernik natal. Tahun ini, pohon dan aksesori natal masih menjadi barang primadona untuk dibeli.

Seperti yang terlihat di ritel Center Point Malang. Sejak November lalu, beragam pernak pernik natal sudah mulai dipajang di salah satu sudut toko. Mulai dari pohon natal yang terbuat dari plastik, slinger atau hiasan natal, hingga aksesori seperti bando berbentuk topi sinterklas dan tanduk rusa.

Asisten Manajer Center Point Malang Virgina Tristin Prasanti mengatakan, pihaknya sudah mulai menjual pernak-pernik natal sejak tanggal 5 November lalu. Dia mengungkapkan, dibandingkan Natal tahun lalu, penjualan pernak pernik natal tahun ini mengalami peningkatan cukup drastis. "Meningkat banyak banget. Bisa sampai 100 persen," ujarnya.

Pernak-pernik Natal di Malang Mulai Diburu Pembeli
Aneka pohon natal juga menjadi salah satu yang diburu pembeli. (Fisca Tanjung/ JawaPos.com)

Dia menyampaikan, hal itu dikarenakan barang-barang yang dijual pada Natal tahun ini berbeda dibanding tahun lalu. "Barangnya baru, model juga ada yang baru. Seperti bando itu," terangnya.

Pihaknya mengaku sempat kehabisan barang karena banyaknya permintaan. "Awal Desember sudah banyak masyarakat yang mulai membeli," katanya.

Peningkatan penjualan diprediksi akan berlangsung hingga pertengahan bulam ini. Namun, Virgina berharap tu bisa sampai akhir bulan.

Sementara itu, jumlah pengunjung ke Center Point juga mengalami peningkatan menjelang momen libur Natal. Bila pada bulan November lalu jumlah pengunjung mencapai 3.000-.000 pengunjung, pada Desember tahun ini bisa sampai 5.000 pengunjung per hari. "Kalau weekend bisa sampai 10 ribu pengunjung per hari," pungkasnya.

Editor           : Dida Tenola
Reporter      : (fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini