alexametrics

BPTJ Minta Ganjil Genap Diperpanjang, Dishub DKI: Masih Dievaluasi

16 Desember 2018, 06:25:11 WIB

JawaPos.com – Masa pemberlakuan sistem ganjil genap diketahui akan berakhir 31 Desember mendatang. Namun hingga saat ini, keputusan akan adanya perpanjangan kebijakan tersebut masih belum jelas.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Widjatmoko menyatakan, saat ini pihaknya telah melakukan evaluasi dalam pemberlakuan ganjil genap. Ada beberapa ruas jalan yang diberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan ini.

“Jadi sekarang, kami pada posisi punya data evaluasinya tetapi kami ingin evaluasinya akan lebih luas. Utamanya adalah mendorong bagaimana perubahan perilaku masyarakat menggunakan angkutan umum,” jelasnya di Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (15/12).

“Terus kemudian juga, kita bicara apakah ini bisa menjadi satu dorongan untuk giat ekonomi yang lain. Ini juga kita lihat,” imbuhnya.

Perihal usulan perpanjangan pemberlakuan ganjil genap, Sigit menyatakan semua masih menunggu hasil studi yang dilakukan. Namun, saat ini pihaknya tengah masuk dalam implementasi Perda Nomor 1 Tahun 2012, terkait tata ruang wilayah. 

“Dalam Perda itu pun ada area yang sudah dinyatakan akan ada pemberlakuan terkait pembatasan lalu lintas. Jadi lagi dikaji ganjil genap akan diperluas bahkan kami juga mau lebih banyak mendengar dari warga,” ungkap Sigit.

Sigit pun menyatakan saat ini ERP akan dipersiapkan untuk bisa implementasi pada 2019. Prosesnya diakui sudah dalam tahap penyusunan sehingga ia berharap rencana ini berjalan sebagaimana yang telah direncanakan.

“ERP kan lagi on progress. Itu sudah masuk dalam kegiatan strategis daerah. Artinya juga ini satu rencana yang sudah disusun oleh Pemprov dan progresnya sedang on the way,” tandasnya.

Untuk diketahui, sistem pemberlakukan kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta akan habis Desember 2018. Melihat hal tersebut, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengusulkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperpanjang ganjil genap.

Kepala BPTJ Bambang Prihantoro mengatakan setelah masa waktu ganjil genap habis tidak boleh ada kekosongan kebijakan. Karena dikhawatirkan efektivitas kebijakan dalam menekan angka kemacetan akan mundur.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (rgm/JPC)

BPTJ Minta Ganjil Genap Diperpanjang, Dishub DKI: Masih Dievaluasi