alexametrics

Jawaban Zumi Zola Saat Namanya Disebut di Kasus Uang Ketok Palu

16 Desember 2017, 04:10:55 WIB

JawaPos.com – Gubernur Jambi Zumi Zola belum mau mengomentari pernyataan yang disampaikan 3 tersangka yang notabenenya merupakan bawahannya di Pemprov Jambi. Dia menilai pernyataan yang dilontarkan ketiga anak buahnya di Gedung KPK memiliki banyak spekulasi yang bila ditanggapi justri hanya akan membuat gaduh.

Statement seperti ini dapat diartikan banyak hal dan bisa menimbulkan banyak spekulasi,” kata Zola sebagaimana dilansir Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Sabtu (16/12).

Untuk itu, lanjut Zumi, dirinya masih menunggu informasi resmi dari KPK terkait kasus yang melibatkan 3 pejabatnya tersebut.

“Menurut saya ada baiknya kita menunggu rilis berita resmi dari KPK saja. Saya percaya KPK bekerja profesional, kita dukung proses hukumnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, Arfan, angkat suara mengenai terlibat atau tidaknya Gubernur Jambi Zumi Zola dalam kasus dugaan suap ketuk palu APBD Provinsi Jambi 2018. Namun, dia hanya memberi petunjuk.

Dia mengumpamakan permainan catur mengenai ada tidaknya keterlibatan Zumi. “Kalau ada raja, kemudian ada patih, kemudian itu diskakmat, siapa yang jadi korban? Pionnya. Cukup, ya,” ujarnya dengan penuh teka-teki, usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (15/12).

Menanggapi itu, Zumi menegaskan bahwa dirinya tidak memberikan instruksi apapun terkait pengesahan RAPBD tahun 2018.

Dalam memimpin, dirinya selalu memberikan arahan kepada para stafnya agar melakukan sesuatu sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hukum yang ada di Indonesia.

“Saya kemarin sudah memberikan pernyataan di depan media bahwa saya tidak memberikan perintah apa pun terkait kasus suap RAPBD 2018. Saya selalu memberikan arahan untuk selalu menjalankan segala sesuatu sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Editor : admin

Reporter : (nas/jpg/ce1/JPC)



Close Ads
Jawaban Zumi Zola Saat Namanya Disebut di Kasus Uang Ketok Palu