JawaPos Radar

PGN Ambil Alih Jargas di Tarakan

16/12/2015, 07:37 WIB | Editor: afni
PGN Ambil Alih Jargas di Tarakan
Ilustrasi ()
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah menegaskan PT Perusahan Gas Negara (Persero) ‎Tbk atau PGN akan mengoperasikan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) yang dibangun pemerintah di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Serah terima pengelolaan dari pemerintah kepada PGN dilakukan Selasa (15/12) bertepatan dengan perayaan ulang tahun Tarakan ke-18.

 

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Djoko Saputro mengatakan penugasan pengelolaan jargas ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah terhadap PGN.

"Kami memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung pemerintah dalam perluasan pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat khususnya di Kota Tarakan,” ujarnya dalam siaran persnya.

Djoko menjelaskan, bagi masyarakat yang menjadi pelanggan gas rumah tangga itu dikenakan biaya sebesar  Rp. 3.492/m3 setiap bulannya.

Sebagai gambaran pemakaian gas rumah tangga di Tarakan rata-rata per bulan berkisar 10-15 meter kubik. Tiap rumah tangga biasanya hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 35-60 ribu per bulannya.

Alhasil, masyarakat dapat menikmati efisiensi dan multiplier effect dari konsumsi energi sehari-hari.‎

"Pelanggan baru rumah tangga tersebut akan menambah jumlah pelanggan PGN sebesar 43 persen, dimana pelanggan yang ada saat ini 100.000 rumah tangga. Kami juga terus mengembangkan jaringan gas rumah tangga melalui Program PGN Sayang Ibu dengan melakukan penambahan satu juta sambungan baru rumah tangga," imbuh dia.

Selain Tarakan, Kota yang ditugaskan ke PGN adalah Semarang, Blora rumah Susun di Jabodtebek, Cirebon, Surabaya, Bekasi dan Sorong.

Sekedar diketahui, sebelumnya jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga di Kota Tarakan tersebut dioperasikan oleh PT Perusahaan Daerah Kota Tarakan.

Jargas Kota Tarakan itu dibangun pemerintah melalui dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2010 dengan total sambungan rumah (SR) 3.366 sambungan yang tersebar di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Sebengkok dan Kelurahan Karangbalik. Dengan pasokan gas bumi dari PT Medco EP Indonesia sebesar  0,7 MMSCFD.

Kota Tarakan sendiri mampu meningkatkan jumlah sambungan rumah tangga pengguna jargas menjadi 3.425 SR pada akhir tahun 2014.

Direncanakan pada tahun 2016, Kementerian ESDM cq Ditjen Migas dengan sumber dana dari APBN tahun anggaran 2016 akan melakukan pengembangan jargas di Kota Tarakan sebanyak 21.000 SR, yang dalam pelaksanaannya dilakukan oleh PGN. (hyt/JPG)

 

 

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up