alexametrics

Pembunuhan Sopir Taksi Online, Eksekutor Masih Berusia 16 Tahun

16 November 2018, 16:07:10 WIB

JawaPos.com – Kasus perampokan dan pembunuhan sopir taksi online di Palembang semakin gamblang. Korban bernama Sofyan, 43. Satu orang tersangka yang sebelumnya buron, akhirnya menyerahkan diri. Adalah Franata Ariwibowo, 16.

Franata diketahui berperan sebagai eksekutor. Dia yang mencekik korban hingga tewas di kawasan Simpang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Wakapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Brigjen Pol Bimo Anggoro Seno mengakui jika usia Franata masih di bawah umur. Namun, pelaku sudah menikah dan sudah mempunyai anak sehingga termasuk dalam kategori dewasa.

“Jadi akan mengikuti proses hukum seperti biasa. Tapi nantinya ditentukan hakim,” kata Bimo saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Jumat (16/11).

Bimo belum dapat menjelaskan secara detail peran dari masing-masing tersangka. Sebab masih akan dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. Polisi akan melakukan rekonstruksi dan kemudian mencocokkannya dengan hasil visum.

Sebelumnya, polisi menemukan sejumlah bekas kekerasan di kerangka korban. “Nanti kami lihat saat rekontruksi. Siapa yang berperan sebagai otak pelaku, mana yang bukan,” tutur Bimo.

Seperti diketahui, polisi berhasil menangkap Ridwan, 45, salah satu tersangka perampokan dan pembunuhan terhadap Sofyan, 43. Kini, Polda Sumsel berhasil menangkap Frans yang ikut serta dalam kasus tersebut.

Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) bersama keluarganya. Alasannya, tersangka takut ditembak mati.

Satu tersangka lagi menyerahkan diri di Polsek Karang Dapo, Muratara, Sumsel. Yakni, Acundra, 21. Sama dengan Frans, dia juga takut terhadap ancaman polisi yang akan menembak mati para pelaku.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/lim/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Pembunuhan Sopir Taksi Online, Eksekutor Masih Berusia 16 Tahun