alexametrics

Jatim Peringkat 3 PON Papua, Gubernur Sebut karena 6 Cabor Hilang

16 Oktober 2021, 22:18:30 WIB

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku bangga atas capaian kontingen Jatim pada Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua. Dalam gelaran tersebut, kontingen Jatim duduk di peringkat 3.

Khofifah menegaskan bahwa prestasi itu merupakan hasil kerja keras dan tetap harus disyukuri. ”Meski kita belum mencapai target, saya tetap bangga atas seluruh kerja keras dan usaha para atlet dan pelatih kontingen PON Jawa Timur,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (16/10).

Gubernur menilai tidak tercapainya target tersebut bukan karena kemampuan atlet Jatim kalah dengan provinsi lain. Tapi karena ada enam cabang olahraga (Cabor) yang ditiadakan pada PON kali ini.

”Dari enam cabor yang ditiadakan itu, kita bisa mendapatkan 36 medali emas. Ada bowling, bridge, dan tenis meja, yang ditiadakan,” kata Khofifah.

Gubernur yakin, jika enam cabor tersebut tetap pertandingkan, kontingen Jatim mampu menjadi juara umum. ”Tapi kita akan tetap mengikuti semua keputusan itu. Ada enam cabor yang ditiadakan, ya kita ikut saja. Karena sudah keputusan secara nasional,” tutur Khofifah.

Khofifah menegaskan, misi yang dipesankan kepada kontingen Jatim pada PON Papua adalah membawa persaudaraan dan persahabatan. Ada hal yang lebih substantif bagi bangunan persaudaraan antara Jawa Timur dan Papua.

”Saya menyampaikan terima kasih. Ada mungkin 14 cabor dimana kita juara umum, tapi nanti tolong dicek ulang ke KONI, kemudian ada belasan lagi yang kita pecah rekor. Jadi tetap menurut saya mereka berjuang luar biasa,” papar Khofifah.

Sebelumnya Komite Olah Raga Nasional (KONI) Jatim menargetkan mampu menjadi juara umum, serta meraup 136 medali emas. Namun hingga akhir gelaran PON Papua, Jatim menduduki peringkat 3 dan hanya mengumpulkan 110 medali emas.

Klasemen akhir perolehan medali, Jawa Timur hanya mampu menduduki peringkat ketiga, setelah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Jabar meraup 133 medali emas, sedangkan DKI Jakarta dan Jatim sama sama 110 medali emas, namun medali perak DKI Jakarta lebih banyak yakni 91, sedangkan Jatim 89.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika




Close Ads