alexametrics

Bobby Siapkan Waktu Dua Bulan untuk Solusi Masalah Belawan

16 Oktober 2020, 19:52:29 WIB

JawaPos.com – Wilayah Belawan atau Medan Utara menjadi memiliki beragam masalah di Kota Medan. Menurut calon wali kota Medan Bobby Nasution, penyelesaian masalah di Belawan baru bisa diketahui, jika berkantor di wilayah itu selama dua bulan.

Menantu Presiden Jokowi itu mengatakan, permasalahan di Kota Medan begitu banyak. Semua itu harus diselesaikan satu per satu. Pasangan Bobby-Aulia tidak mau mengumbar janji palsu. Pihaknya berupaya mensejahterakan masyarakat, khususnya di Belawan.

“Ketika saya nanti memimpin Kota Medan, kami akan berkantor di Belawan selama dua bulan. Kita lihat apa permasalahan Belawan. Kami cari solusinya dan akan dijelaskan ke masyarakat,” kata Bobby Jumat (16/10).

Komitmen itu disampaikan Bobby Nasution saat bersilaturahmi dengan warga Medan Belawan di kediaman Sailendra Damanik, Jalan TM Pahlawan, Lorong Pisang Sundari, Medan Belawan, Jumat (16/10).

Salah satu masalah di Belawan adalah banjir dan tata kota yang sangat buruk. Bahkan masalah itu dirasakan langsung oleh Bobby usai menunaikan ibadah Salat Jumat.

Buktinya, usai Salat Jumat di Masjid Al Istiqomah, Bobby Nasution disambut dengan genangan banjir dari air pasang di Jalan TM Pahlawan. Tidak ada cara lain selain menempuh banjir itu dengan berjalan kaki sembari menggulung ujung celana.

“Air (pasang) naik hari ini menandakan inilah yang harus kita benahi bersama-sama,” ucap Bobby.

Dukung Pembangunan Pondok Tahfiz

SANTUNI ANAK YATIM: Bobby Nasution menyantuni anak yatim. (For JawaPos.com)

Sebelumnya, Jumat pagi Bobby Nasution menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pondok Tahfiz Alquran Yayasan Amal Tahfiz di Jalan Petunia Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan.

Kehadiran suami Kahiyang Ayu itu disambut antusias para alim ulama dan pengasuh pondok, Musa Rajecksah atau yang akrab disapa Ijek. Hadir juga Ketua Yayasan Amal Tahfiz Ustaz Syafrizal Harahap dan Dastel Meri selaku wakif untuk pembangunan pondok Tahfiz.

Bobby Nasution sangat mendukung dengan banyaknya pondok tahfiz di Kota Medan. Menurut dia, kehadiran pondok pesantren atau pondok tahfiz sangat mempengaruhi karakter anak bangsa nantinya, terutama umat Muslim. Generasi muda Islam hidupnya harus didasari Alquran sebagai sumber ilmu agama.

Dia juga mendorong warga Medan untuk mengikuti langkah Dastel Meri yang mau mewakafkan tanahnya untuk dibangun pondok tahfiz. “Semoga yang diwakafkan jadi amal jariyah bagi pewakif dan bisa ditiru masyarakat lainnya,” ujarnya.

Baca juga:

“Anak-anak kita harus punya karakter yang berlandaskan Alquran, berdasar agama dan itu tepat dilakukan sejak dini. Kelak sudah besar bisa jadi orang yang memperjuangkan agama,” sambung Bobby.

Sementara itu, Hj Dastel Meri mengaku semula akan mewakafkan lahannya untuk dibangun masjid. Tapi setelah diskusi panjang, akhirnya dibangun pondok pesantren.

“Harapan kami dari pondok tahfiz ini kelak lahir pemuda-pemudi berakhlak mulia dan penghafal alquran,” kata Dastel Meri.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Ilham Safutra




Close Ads