JawaPos Radar | Iklan Jitu

Warga Lombok Sisihkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng

16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Korban Gempa Lombok
Aktivitas Relawan Asal Batam Membangun Mental Survive masyarakat Desa Santong, Lombok Utara. (Dok. Sekolah Karya Anak Bangsa Batam for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Warga Lombok masih dalam proses pemulihan mental dari trauma gempa bumi yang mengguncang beberapa waktu lalu. Seperti di Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Meski belum sepenuhnya pulih, warga setempat tetap menunjukkan empati kepada sesama. Mereka turut membantu korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal itu diungkapkan Ketua Relawan dari Sekolah Karya Anak Bangsa Batam Riki Syolihin. Dia membawa 11 relawan ke Desa Santong untuk membantu para korban bencana.

Riki menuturkan, kepedulian terhadap korban gempa dan tsunami di Sulteng tidak hanya datang dari orang dewasa. Anak-anak pun turut memberikan bantuan. Mereka menyisihkan uang jajan untuk korban bencana di Sulteng.

Korban Gempa Lombok
Aktivitas Relawan Asal Batam Membangun Mental Survive masyarakat Desa Santong, Lombok Utara. (Dok. Sekolah Karya Anak Bangsa Batam for JawaPos.com)

Warga Desa Santong juga tidak menggunakan semua bantuan yang datang. Seperti ketika mendapatkan bantuan pakaian, mereka hanya mengambil yang benar-benar dibutuhkan. Kemudian sisanya dialihkan untuk korban bencana di Sulteng. "Semangat hidup mereka sudah kelihatan," kata Riki kepada JawaPos.com di Batam melalui sambungan telepon, Selasa (16/10).

Riki sendiri masih berada di Desa Santong. Dia pun gembira atas apa yang dilakukan warga setempat. Ada kekuatan besar yang disampaikan melalui gerak masyarakat membantu korban bencana di Sulteng. Perasaan senasib yang tergambar dengan cara saling menguatkan. Padahal kondisi masyarakat Santong sendiri masih serba kekurangan.

Beberapa warga yang ia temui mengaku kalau masyarakat Sulteng lebih membutuhkan perhatian. Bahkan mengalami nasib yang sama. "Kami ini tidak ada apa-apanya kalau dibanding dengan warga Palu," kata Riki menirukan ucapan salah satu warga yang ikut menggalang bantuan untuk masyarakat Sulteng.

Riki menambahkan, mental survive masyarakat Santong sudah berangsur pulih. Sebelumnya, warga sangat bergantung pada sumbangan pemerintah, LSM, dan Relawan. Namun saat ini warga sudah bisa ikut bersama relawan membangun kembali peradaban di daerah mereka masing-masing.

"Sekarang kalau diberikan bantuan 100 persen, warga menolak. Kalau ada yang ingin mendirikan musala, warga ikut membangun. Mereka hanya meminta material dan akan membangun sendiri," ungkap Riki.

Editor           : Sofyan Cahyono
Reporter      : (bbi/JPC)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 16 Oktober 2018, 09:16:50 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up