JawaPos Radar

Peluru Nyasar ke Gedung DPR, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka

16/10/2018, 17:21 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Peluru Nyasar ke Gedung DPR, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka
Polda Metro Jaya tetapkan dua tersangka atas kasus peluru nyasar ke Gedung DPR RI, Selasa (16/10). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Latihan menembak di lapangan Senayan, Jakarta Pusat oleh dua orang berinisial IAW, 32, dan RMY, 31, berujung kasus hukum. Keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya karena terbukti lalai saat menguasai senjata api.

Kalalaiannya nyaris merenggut nyawa korban yang tengah berada di ruangan 1601 dan 1313, Gedung Nusantara 1, Gedung DPR RI. Keduanya diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, kedua pelaku merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di salah satu kementerian. Keduanya diketahui belum resmi menjadi anggota Perbakin.

Peluru Nyasar ke Gedung DPR, Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka
Keduanya dinilai lalai saat menguasai senjata api. (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)

Berdasarkan fakta-fakta pemeriksaan, keduanya diduga melanggar tindak pidana menguasai, membawa dan memiliki senjata api tanpa hak UU Darurat pasal 1 ayat 1 No. 12/1951 tentang senjata api dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.

"Kejadiannya pada Senin (15/10) sekitar pukul 14.30 WIB di lapangan tembak Senayan, Jakarta Pusat dilakukan oleh IAW, 32, dan RMY, 31. Mereka mulai menembak sekitar pukul 12.30 WIB," ujarnya di Ditkrimum Polda Metro Jaya, Selasa (16/10).

Nico menjelaskan, kejadian polisi nyasar bermula suara tembakan senpi menembus dinding ruangan nomor 1313 kemudian mengenai jilbab belakang kepala seorang saksi bernama Dewi Farista. Proyektil bersarang ke dalam dinding gypsun.

Tak sampai di situ, penembakan menyasar juga di ruangan 1601. Ketika salah seorang anggota DPR RI Fraksi Gerindra Irjen Pol Purn Wenny Warouw, yang diketahui sedang mengobrol dengan seorang bernama Hesti Roring. Seketika peluru masuk dari kaca jendela lalu tembus ke eternit dan bersarang di dalamnya.

"Usai kejadian kepolisian langsung melakukan pengecekan di lapangan tembak Senayan dan mendapati para terduga pelaku sedang menguasai senjata api tanpa izin," kata dia.

Bahwa satu pucuk senjata api jenis Glock 17 buatan Austria dan 1 pucuk senjata api merek AKAI custom kaliber 40 dikuasi dan digunakan oleh terduga pelaku IAW dan RMY diamankan Subdit 6 Ditreskrimum PMJ untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Selanjutnya, dua orang terduga pelaku ini dan barang bukti langsung diamankan oleh petugas Subdit 6 Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut," tutup Nico.

(wiw/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up