alexametrics

7 Fakta Skybridge Tanah Abang, Belum Rampung Hingga Tak Ada Toilet

16 Oktober 2018, 08:23:58 WIB

JawaPos.com – Belum rampung 100 persen, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan soft launcing Skybridge Tanah Abang, pada Senin (15/10) kemarin. Hal ini dinilai sebagai langkah terburu-buru, karena pambangunan masih berlanjut dan dikhawatirkan membahayakan pedagang.

Semula peresmian memang ditargetkan akan dilakukan pada 15 Oktober, dengan lama pembangunan 2,5 bulan. Skybridge ini sengaja dibangun sebagai tempat pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Jati Baru, Jakarta Pusat.

Berikut fakta-fakta mengenai soft launching Skybridge Tanah Abang:

7 Fakta Skybridge Tanah Abang, Belum Rampung Hingga Tak Ada Toilet
Dari 446 kios yang akan dibangun, baru selesai 100 kios, Senin (15/10). (Reyn Gloria/JawaPos.com)

1. Memakan waktu 2,5 bulan pembangunan Skybridge baru rampung 78 persen penyelesaian. Namun Pemprov DKI Jakarta tetap melakukan soft launching. Kegiatan soft launching itu nantinya hanya untuk sosialisasi kepada pedagang yang akan menjajakan barangnya di sana.

2. Dari 446 kios yang dijanjikan akan dibangun, baru rampung sebanyak 100 kios saja berukuran 1×1,5 meter. Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho menyatakan sisanya yaitu 346 kios akan ditempatkan setelah Skybridge terselesaikan.

3. Molornya pembangunan Skybridge, membuat target penyelesaian diundur hingga 30 Oktober mendatang. Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan, pembangunan dapat rampung secara keseluruhan pada akhir Oktober. Alasan penundaan di luar target adalah keselamatan dan keamanan para pedagang.

4. Soft launching tanpa dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Penempatan pedagang kecil mandiri (PKM) dan pemanfaatan JPM ohanya dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Bayu Megantara, Dinas KUKMP DKI Jakarta, PD Pembangunan Sarana Jaya, dan PD Pasar Jaya.

5. Pedagang keluhkan tak ada toilet di Skybridge. Mereka bingung jika akan buang air kecil saat berjualan. Selain para pedagang berharap agar pembeli di Skybridge tetap ramai, sehingga pendapatannya tidak berkurang.

6. Pedagang yang menempati Skybridge Tanah Abang akan digratiskan hingga Desember mendatang. Namun mulai Januari 2019, dikenakan retribusi sebesar Rp 500 ribu untuk biaya keamanan, kebersihan dan lainnya.

7. Jalan Jatibari dibuka kembali, setelah sebelumnya ditutup selama pembangunan. Namun pembukaan jalan masih dilakukan secara terbatas, karena pembangunan Skybridge belum rampung 100 persen. Plt Kepala Dishub DKI Sigit Widjatmoko menambahkan pembukaan akan fungsional terbatas. Artinya, kendaraan roda dua dan empat diijinkan, namun semua harus dipastikan aman ketika melintas.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (rgm/JPC)



Close Ads
7 Fakta Skybridge Tanah Abang, Belum Rampung Hingga Tak Ada Toilet