JawaPos Radar

UNP Dijatah 162 Dosen di CPNS 2018, Honorer Tak Dijamin Lolos

16/09/2018, 19:55 WIB | Editor: Yusuf Asyari
UNP Dijatah 162 Dosen di CPNS 2018, Honorer Tak Dijamin Lolos
Rektor UNP Prof Ganefri (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar) mendapat jatah penerimaan dosen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Bahkan, kuota formasi yang diberikan pemerintah pusat tahun ini menjadi penerimaan terbesar di UNP sejak awal penerimaan dosen pegawai.

Rektor UNP Ganefri mengatan, kuota formasi dosen untuk universitas yang dipimpinnya mencapai 162 orang. "Kuota khusus dosen paling banyak sepanjang UNP ada. Ini patut kita syukuri," kata Ganefri saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (16/9).

Saat ini, terang Profesor itu, UNP memiliki sekitar 900 orang dosen PNS dan 248 dosen tetap non PNS. Idealnya, UNP dengan kapasitas mahasiswa mencapai 40 ribu orang memiliki dosen sebanyak 1.800 orang.

"Meski belum ideal, tambahan 162 dosen CPNS 2018 ini nantinya sangat membantu kami dalam menutupi kekurangan tenaga dosen," katanya.

Meski memiliki 248 dosen tetap non PNS, tidak ada jaminan untuk otomatis diangkat jadi PNS. Sebab, seleksi ini dibuka umum dan tidak ada kuota untuk mengangkat tenaga honorer.

Dengan begitu, Ganefri berharap, bagi yang berminat menjadi dosen maupun yang telah jadi dosen tetap non PNS, dapat menyiapkan diri sebaik mungkin. Sehingga, bisa berkompetisi dengan baik untuk dapat jatah kursi CPNS yang disediakan.

"Dosen non PNS ingin jadi PNS harus ikut ujian bersama pelamar lain. Itu standar yang sudah ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," katanya.

Di sisi lain, jika akhirnya dosen tetap non PNS tidak berhasil lolos seleksi CPNS, mereka tetap bisa mengajar kembali di UNP dengan status yang sama dengan sebelumnya. "Intinya, ujian terbuka untuk umum, tidak ada unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)," tegasnya.

Pendaftaran CPNS dosen di UNP, merupakan bagian dari CPNS 2018 yang pendaftarannya dibuka 19 September mendatang. Pelamar bisa mendaftar dan melihat syarat yang harus dipenuhi melalui laman sscn.bkn.go.id. 

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up