JawaPos Radar

Datang ke Medan, Sandiaga Dituding Curi Start

16/09/2018, 18:08 WIB | Editor: Budi Warsito
Sandiaga Uno
Massa aksi yang menolak kedatangan Sandiaga Uno. Sandi dituding curi start kampanye. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kedatangan Sandiaga Salahuddin Uno ke Kota Medan mendapat penolakan. Sekitar 20 orang massa Korps Indonesia Muda melakukan unjuk rasa di Bundaran Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Minggu (16/9).

Sandiaga Uno memang mengunjungi Kota Medan hari ini. Sejak pagi tadi, pasangan Prabowo Subianto itu menghadiri sejumlah agenda. Mulai dari Salat Subuh berjamaah, jalan santai dan mengunjungi Pasar Marelan serta meresmikan rumah pemenangan. Siang ini sandi juga dijadwalkan akan berjumpul dengan Korps Alumni HMI (KAHMI).

Menurut massa, lawatan Sandi ke Kota Medan adalah bentuk curi start kampanye. Karena ada kegiatan mobilisasi massa yang dilakukan. "Ini curi start namanya. Bawaslu harus bertindak," kata Azlan dalam orasinya, Minggu (16/9).

Menurut dia, kedatangan Sandi sudah menciderai kerukunan di Kota Medan. Massa juga menuding, Sandi adalah 'kutu loncat' karena meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Saat belum kampanye, Sandi sudah mulai. Sandi harus pulang," teriak Azlan.

Sementara itu, Koordinator aksi Feri Novirman Tanjung menuding, ada pembiaran dari KPU dan Bawaslu terkait kedatangan Sandi. Mereka berencana menyurati penyelenggara Pemilu terkait kehadiran Sandi di Kota Medan.

"Dugaannya ada kampanye terselubung. Kalau enggak kampanye, ngapai di Kota Medan," ujarnya.

Dia pun meminta ketegasan dari penyelenggara. Kegiatan serupa seperti kedatangan Sandi harus ditolak. "Seharusnya mereka sabar. Ada aturannya," tandasnya.

Aksi penolakan itu tidak berlangsung lama. Setelah puas berorasi dan menyuarakan pendapatnya, massa perlahan membubarkan diri.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up