JawaPos Radar

Maknai HUT Kemerdekaan, Eka Kenang Pahlawan Srikandi Indonesia

16/08/2018, 20:29 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bupati Tabanan
Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan pesan perdamaian dalam momentum HUT Ke-73 Kemerdekaan RI. (Ist/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kemerdekaan Bangsa Indonesia tak bisa lepas dari peranan wanita. Dalam sejarah perjuangan bangsa, ada sejumlah srikandi-srikandi Indonesia yang rela mempertaruhkan nyawanya.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti jelang Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia 17 Agustus besok.

“Kita mengenal Cut Nyak Dien, Cut Nyak Meutia, Laksamana Malahayati, Nyi Ageng Serang dan Martha Christina Tiahahu. Mereka adalah pahlawan yang rela mengorbankan harta, jiwa dan raga untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya disela-sela persiapan Tanah Lot Art and Food Festival, Kamis (16/8).

Eka, bupati pertama di Bali, lantas menceritakan soal perjuangan Dewi Sartika dan RA Kartini. Keduanya gigih memajukan wanita pribumi di bidang pendidikan.

"Sementara Cut Nyak Dien dan Nyi Ageng Serang yang dengan gagah berani memimpin perang di garis depan, melawan Belanda yang memiliki persenjataan lebih lengkap dan modern, dan Laksamana Malayahati yang bertempur melawan penjajah di lautan Indonesia," beber dia.

“Perjuangan mereka benar-benar memberikan banyak contoh hebat bagi generasi penerusnya, Masih banyak lagi wanita hebat yang sangat peduli akan nasib bangsa Indonesia. Yang namanya tercatat maupun tak tercatat oleh tinta sejarah," lanjutnya.

Eka memaparkan, kemerdekaan adalah anugrah yang sudah selayaknya disyukuri dan rawat. “Kita tidak perlu memegang senjata untuk mempertahankan diri. Kita juga tidak perlu belajar secara sembunyi-sembunyi. Kita bisa beraktivitas dengan layak," jelasnya.

Di mata Eka, Kemerdekaan adalah menyebarkan kedamaian. Bukan menyebarkan isu-isu maupun hoax yang bisa meresahkan orang.

"Kemerdekaan juga berarti menikmati keberagaman. Indonesia terdiri dari banyak suku, adat istiadat, bahasa daerah dan segala yang menyertainya, jangan terpecah belah olh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, karena kita satu, bangsa Indonesia,” pungkasnya.

(mam/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up