JawaPos Radar

Hendak Bawa Sabu 30 Kg, BNN Ciduk Kapten Kapal Cs

16/08/2018, 16:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Barang Bukti Sabu
BARANG BUKTI: Sekitar 30 kilogram sabu-sabu diamankan oleh BNN RI di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.comBadan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia membekuk seorang kapten kapal dan tiga rekannya. Mereka kedapatan membawa 30 kilogram narkotika jenis sabu-sabu ke Palembang.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan, keempat tersangka itu diantaranya, Ricky Salahuddin alias Riki, Siswanto alias Sis, Juliar Mansyah alias Abi dan Darma Putra alias Kapten Kapal.

Mereka ditangkap petugas di Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara, Km 19 Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, pada Selasa (14/8) sekitar pukul 00.15 WIB lalu.

"Penangkapan bermula ketika kita mendapatkan informasi, telah terjadi upaya penyelundupan narkotika dari Malaysia ke Panipahan, Riau," kata Arman kepada JawaPos.com, Kamis (16/8). 

Menindaklanjuti informasi itu, BNN yang di-backup oleh BNNP Riau langsung melakukan penyelidikan. "Tim mulai membuntuti para target dari Dumai yang akan mengarah ke pelabuhan Bagan Siapi-api Rokan Hilir, Riau," jelasnya.

Kemudian, setibanya di pelabuhan tampak para tersangka melanjutkan perjalanan dengan mobil. Saat dalam perjalanan menuju Panipahan, mereka mengambil narkotika yang disimpan di dalam koper dan tas ransel.

Dalam perjalanan, mobil yang dikendarai keempat tersangka ini pun diberhentikan petugas. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan koper dan tas ransel yang isinya bungkusan plastik warna kuning keemasan dan hijau.

"Dalam koper ditemukan 20 bungkus. Sedangkan di tas ransel ditemukan 10 bungkus. Masing-masing per bungkus beratnya satu kilogram. Jadi bila di total sekitar 30 kilogram," ujar Arman.

Untuk saat ini, para tersangka bersama barang bukti sudah dibawa ke BNN di Jakarta. Adapun barang bukti yang disita diantaranya, sabu-sabu seberat 30 kilogram, mobil plat BG 1466 QL, kartu identitas dan beberapa unit handphone.

"Kita akan lakukan pengembangan lebih lanjut. Menurut keterangan para pelaku, barang itu hendak dibawa ke Palembang," pungkasnya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up