JawaPos Radar

BKD Jatim Pastikan Seleksi CPNS Berlangsung Tahun Ini

16/08/2018, 21:40 WIB | Editor: Soejatmiko
BKD Jatim Pastikan Seleksi CPNS Berlangsung Tahun Ini
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Anom Surahno (Moh. Mukit/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com -- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Anom Surahno memastikan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tetap terlaksana pada tahun ini. Menurut Anom, pergantian menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), dari Asman Abnur ke Syafruddin tidak akan memberikan pengaruh apapun. Karena, program tersebut sudah dicanangkan sejak lama.

Anom berharap, dibawah komando Syafruddin ini formasi CPNS dapat segera diputuskan dan disampaikan kepada pemerintah daerah.

"(CPNS) ini sudah lama dicanangkan oleh kementrian PAN-RB. Sekarang kami menunggu putusan formasi dan kuota segera final. Tinggal disampaikan ke setiap daerah,” ujar Anom di kantor DPRD Jatim, Surabaya, Kamis (16/8).

Anom menerangkan, penyesuaian terhadap kebutuhan aparatur sipil Negara (ASN) terus dilakukan oleh kementrian PAN-RB bersama BKN. Terakhir hasil pertemuan dengan kementerian, masing-masing daerah masih terjadi bongkar pasang formasi.

Menurut Anom, penyesuaian formasi ini dilakukan guna melihat kemampuan keuangan nasional serta pembiayaan yang dilakukan  daerah. Kedua hal tersebut hingga kini masih menjadi pertimbangan dalam penentuan formasi dan kuota.

"Jadi masih disesuaiakan. Kan tidak ngurusi Jatim saja, tapi nasional,” terang mantan kepala biro pemerintahan dan otonomi daerah itu.

Anom berharap, pelaksanaan CPNS bisa segera dilakukan. Ia menargetkan, pada akhir Agustus ini pengumuman formasi sudah diterimanya. Sehingga pada bulan September mendatang ujian dapat dilaksanakan.

“kami sudah mengirim kebutuhan. Termasuk untuk kesiapan anggaran. Kalau sampai nanti Oktober itu (sudah) diputuskan dan bisa (dilaksanakan), kami siap anggaran,” pungkasnya.

Sekadar informasi, jumlah PNS yang pensiun pada tahun ini mencapai 2.158 orang. Jumlah tersebut akan meningkat pada 2020 hingga 10.200 orang. Oleh karenanya, Pemprov Jatim melakukan berbagai strategis. Diantaranya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Serta melakukan penguatan teknologi.

Sedangkan untuk kuota yang diajukan oleh pemprov 2.069 orang. Dengan prioritas adalah guru dan ahli kesehatan. Rinciannya, 30 persen (dari total PNS baru) di bidang pendidikan dan 20 persen kesehatan.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up