JawaPos Radar

Pakai Sungkup Plastik, Produksi Bawang Merah Naik Signifikan

16/07/2018, 09:41 WIB | Editor: Imam Solehudin
Sungkup Plastik
Salah satu lahan bawang merah yang menggunakan metode Sungkup Plastik (Ist/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gagal panen dan produksi menurun menjadi kekhawatiran para petani. Tak terkecuali bagi mereka yang menanam bawang merah.

Mengantisipasi hal ini, Kementerian Pertanian memperkenalkan metode 'Sungkup Plastik atau 'Rain Shelter'. Dengan metode teresbut, petani bawang merah bisa tetap menanam bahkan dalam kondisi curah hujan tinggi sekalipun.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura, Anton Prihasto mengatakan, ada sejumlah manfaat. Di antaranya mengatasi kendala penyakit fusarium supaya tidak terkena jamur, menekan biaya tenaga kerja saat perawatan tanaman di musim hujan, hingga soal murahnya biaya sanitasi lebih murah.

"Selain itu, sungkup plastik juga mendukung penerapan budidaya ramah lingkungan. Dalam hal ini bisa mengurangi frekuensi penggunaan pestisida di lapangan," kata dia lewat keterangan tertulisnya, Senin (16/7).

Anton mengatakan, hasil produksi bawang yang menggunakan sungkup juga jauh lebih tinggi. "Dari musim ke musim stabil. Harga jualnya juga lebih bagus saat off season," jelas Anton.

Banyak Manfaatnya

Ketua Kelompok Tani Bangkit Lestari, Bambang mengatakan bahwa penggunaan sungkup plastik cukup dirasakan para petani. "Dengan sungkup plastik, produksi yang dihasilkan oleh kelompok tani mencapai 10 sampai 12 ton/hektar," jelas dia.

Selain menggunakan sungkup plastik, kelompok ini juga menggunakan lampu (Light Trip) untuk pengendalian OPT. Bambang menambahkan bahwa sungkup plastik yang dibutuhkan untuk lahan seluas 1.400 m2, hanya membutuhkan dana Rp 2 juta.

"Dan sungkup plastik ini bisa digunakan sampai 2-3 kali musim tanam. Sungkup ini dipasang pada saat setelah tanam benih, pada umur ± 35 HST (saat pembesaran umbi) di siang hari," pungkasnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up