JawaPos Radar | Iklan Jitu

Aktivitas Masyarakat Batam di Lebaran Kedua

16 Juni 2018, 15:05:59 WIB | Editor: Budi Warsito
Aktivitas Masyarakat Batam di Lebaran Kedua
Warga melakukan cucur kubur ketika lebaran kedua di pemakaman di kelurahan Rempang Cate, Galang, Batam. (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ziarah kubur pada momen lebaran adalah hal yang umum dilakukan masyarakat di tanah air. Kegiatan ziarah kubur ke makan sanak saudara dan keluarga ini pun sudah menjadi tradisi.

Jika umumnya didaerah jawa ada budaya nyekar dalam bentuk menaburkan bunga disela kegiatan berdoa, lain halnya dengan daerah Kepualauan Riau (Kepri) khususnya Batam. Dimana masyarakatnya menyandingkan doa dengan tradisi cucur (menyiram) kuburan dengan air sumur yang dicampur dengan kemenyan.

Tradisi yang telah dilakukan sejak beberapa generasi sebelumnya ini, sampai sekarang masih melekat dan jamak kita jumpai. Khususnya bagi masyarakat Melayu pesisir Batam.

Bagi masyarakat melayu, cucur kubur ini adalah bentuk pemberian dari mereka yang masih hidup untuk memberikan kesejukan pada orang yang telah mendahului menghadap Sang Pencipta. Cucur kubur ini juga dianalogikakan seperti memberi penghuni kubur minum. Dimana mereka meyakini pada momen lebaran seperti ini, kedatangan untuk ziarah kubur selalu dinantikan.

"Tradisi yang memang sudah turun temurun. Kita melakukan cucur kubur ini, kita juga memberikan doa untuk saudara kita yang sudah meninggal," kata Timo, 56, Ketua RT 002 di Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, pada Sabtu (16/6).

Timo melanjutkan, lebaran kedua seperti Sabtu (16/6) hari ini, menjadi momen berkumpulnya masyarakat untuk melakukan ziarah kubur. Tidak jarang di kawasan kuburan inilah silaturahmi dengan kenalan lama yang jarang bertemu terjadi.

Hal ini dikarenakan, memang momen ziarah kubur ini menjadi sesuatu yang penting bagi masyarakat Melayu.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up