JawaPos Radar

Pemburu Teroris Bentukan TNI Sukses Sita Barang Haram dan Pemainnya

16/06/2017, 02:11 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Pemburu Teroris Bentukan TNI Sukses Sita Barang Haram dan Pemainnya
()
Share this

JawaPos.com - Tugas memburu teroris yang menjadi misi utama dari Tim East Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII Tarakan ternyata tidak hanya berhasil membekuk kaum radikal. Tapi juga para pengedar narkoba. 


Tim pemburu bentukan TNI ini terbukti sukses membekuk pengedar sabu-sabu partai besar berinisial SA (23) yang sedang melintasi perairan Tarakan, (12/6). Petugas juga menangkap penumpang speedboat berinisial IS (38).

Barang bukti berupa sabu-sabu seberat lima kilogram berhasil diamankan.

Komandan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni mengatakan, penangkapan bermula dari kecurigaan petugas saat melihat speedboat yang melintasi di wilayah Tanjung Haus.

Saat itu, speedboat tersebut tidak menggunakan jalur tengah laut. Hal ini memancing kecurigaan aparat yang sedang berpatroli. 

“Saar didatangi oleh tim untuk dilakukan pemeriksaan. Bukannya berhenti ketika didatangi, motoris malah memacu speedboat-nya lebih kencang. Karena kesigapan, tim EFQR laju speedboat bisa dihentikan,” ungkap Ferial sebagaimana dilansir laman Prokal, Kamis (15/6).

Dia menambahkan, setelah menghentikan speedboat, petugas langsung melakukan penggeledahan.

Petugas menemukan paket yang dibungkus plastik hitam di salah satu bagian speedboat.

Setelah dibongkar, bungkusan berisi pampers itu digunakan untuk menyimpan lima paket sabu-sabu.

Masing-masing paket memiliki berat satu kilogram.

“Untuk memastikan barang ini sabu-sabu atau tidak, kami bawa dua pelaku berserta barang bukti (BB) ke Mako Lantamal XIII Tarakan. Saat diperiksa ternyata positif sabu-sabu,” bebernya.

Pihaknya langsung melakukan pengembangan untuk menelusuri jalur penyeludupan narkoba.

Tepat pukul 11:30 Wita, tim EFQR berhasil menangkap MA (36) di sekitar stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Kelurahan Juata Laut.

“SA dan IS ini merupakan kurir jalur laut yang mengambil sabu-sabu dari wilayah sekitar tambak untuk diantar ke MA yang merupakan kurir jalur darat. Nantinya MA akan langsung mengatarkannya kepada pemesan,” ungkapnya.

Para pelaku mengaku sudah tiga kali membawa sabu-sabu untuk diedarkan di Tarakan. 

Terpisah, Kepala BNN Kota Tarakan Agus Surya Dewi mengapresiasi kinerja tim EFQR Lantamal XIII Tarakan.

“Keberhasilan tim EFQR sudah menyelamatkan 17.500 penduduk Tarakan dari ancaman narkoba,” ujar Agus.

Dia menambahkan, para pelaku akan dijerat Pasal 112 Ayat 2 dan 114 Ayat 2 Undang-Undang (UU) 35/2009 Tentang Narkotika serta pasal 196 sub Pasal 197 UU RI 36/2009 tentang Kesehatan. (jnr/nri/dms/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up