alexametrics

Diduga Pekerjakan TKA Ilegal, PT Conch Disidak Imigrasi

16 Mei 2018, 17:36:04 WIB

JawaPos.com – Kantor Imigrasi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap tenaga kerja asing (TKA). Sidak tersebut difokuskan di pabrik semen PT Conch South Kalimantan Semen, Kabupaten Tabalong, Selasa (15/5) kemarin.

Inspeksi secara acak ke pabrik yang berlokasi di Desa Saradang Kecamatan Haruai itu dilakukan dengan meninjau sejumlah ruangan tempat para TKA bekerja. Satu per satu para pekerja diminta keterangan terkait surat izin mereka. Baik izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) dan izin tinggal.

Dari pengambilan sampel sejumlah TKA di perusahaan asal Tiongkok itu, tidak ada ditemukan indikasi pelanggaran administrasi. Beberapa di antaranya ada yang seminggu lagi habis masanya, namun bisa segera diperpanjang. Ada pula yang menjalani masa cuti ke kampung halamannya.

Kepala Kantor Imigrasi Kalsel Sarifullah mengatakan, inspeksi dilakukan karena sebelumnya terdapat informasi bahwa keberadaan TKA di sana jumlahnya ratusan orang. “Ternyata tidak demikian,” katanya.

Hasil pantauannya, jumlah TKA sebanyak 79 orang. Semuanya sudah dibuktikan dengan adanya kepemilikan surat izin, sehingga tidak bermasalah.

Dia menjelaskan, memang masih ada beberapa TKA yang terdaftar di luar daerah. Namun, itu hanya perlu pemindahan perizinan ke Kantor Imigrasi di Banjarmasin. “Tadi sudah saya minta agar dipindahkan,” ujarnya yang mengatakan tidak ditemukan pelanggaran.

Asisten Administrasi PT Conch South Kalimantam Semen Yopi Andri sangat berterima kasih atas inspeksi yang dilakukan jajaran Imigrasi. “Kami terima kasih karena sudah diperiksa. Dengan adanya ini, membuat perusahaan bisa lebih tertib dan mematuhi izin yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Dia juga membenarkan ada beberapa pekerja TKA yang cuti. Jumlahnya sebanyak sepuluh orang. “Mereka cuti ke kampung halaman, di Tiongkok,” katanya.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : (fab/jpg/JPC)


Close Ads
Diduga Pekerjakan TKA Ilegal, PT Conch Disidak Imigrasi