alexametrics

Bukan Dadakan, Ganjar Tegaskan Apel Kebangsaan Sudah Direncanakan

16 Maret 2019, 18:02:28 WIB

JawaPos.com- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantah bahwa acara Apel Kebangsaan Kita Merah Putih digelar secara mendadak. Ia berujar, jika digelar dengan tergesa-gesa dan tanpa prosedur panjang, kegiatan tersebut malah bakal tidak terlaksana.

Planning-nya lama dan e-budgeting sudah lama. Kalau mendadak tidak mungkin bisa masuk. Kalau dadakan publik nggak bisa ngecek,” katanya usai melakukan jumpa pers Apel Kebangsaan di Kampung Laut, Kota Semarang, Sabtu (17/3).

Sebelumnya, Anggota Komisi A Jateng Sriyanto Saputro mengaku sama sekali belum mendengar info soal Apel Kebangsaan. Politikus Gerindra itu mengatakan, biasanya untuk kegiatan semacam itu usulannya pasti sudah jauh-jauh hari didengar. Terutama saat mendiskusikan anggaran. Anggaran Rp 18 miliar untuk acara itu dinilai Sriyanto itu terlalu banyak dan malah terkesan menghambur-hamburkan.

Merespons tanggapan itu, Ganjar tidak terlalu mempermasalahkannya. Yang paling penting, semua hal yang berkaitan dengan Apel Kebangsaan Kita Merah Putih telah dibuka untuk publik. Termasuk soal besaran anggaran.

“Nggak apa-apa, orang tidak harus semuanya setuju kok. Saya sudah di-bully. Kami jelaskan, justru Jawa Tengah, Pemprov sangat terbuka semua bisa melihat. Tidak kami tutup-tutupi. Tidak setuju tidak apa-apa. Bahkan yang tidak setuju saya undang, yuk datang, kita duduk bareng. Jangan curiga dulu dong. Ini umum kok, bukan Pilpres,” urai Ganjar.

Ganjar juga telah mengundang berbagai pihak termasuk dari pimpinan legislatif. Yang terdiri dari berbagai macam partai, mulai PDIP, Partai Demokrat, PKB, Partai Gerindra, hingga PKS.

“Kami ingin berjabat tangan, semua di panggung itu kita tunjukkan tidak ada yang dirugikan. Saya berharap unsur-unsur pemerintahan bisa hadir. Saya rindu jika besok semua pimpinan bisa hadir,” pungkasnya.

Seperti diberitakan JawaPos.com sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana menggelar Apel Kebangsaan yang akan dihadiri berbagai elemen masyarakat. Acara itu merupakan wujud keberagaman Indonesia. Komponen yang dilibatkan, meliputi santri, pramuka, linmas, pekerja, petani, nelayan, pelajar, seniman, mahasiswa, pelajar, tokoh lintas agama hingga olahragawan dan kelompok difabel.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Tunggul Kumoro



Close Ads
Bukan Dadakan, Ganjar Tegaskan Apel Kebangsaan Sudah Direncanakan