alexametrics

Belasan Seniman Jogja Kirim Doa untuk Para Korban Teror Selandia Baru

16 Maret 2019, 21:52:45 WIB

JawaPos.com- Simpati Tanah Air untuk para korban teror brutal di Christchurch, Selandia Baru terus mengalir. Belasan seniman dari alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta menggelar doa bersama di Masjid Al-Muhtar, Sabtu malam (16/3).

Salah seorang seniman, Ali Umar mengatakan, setelah mendengar kabar teror yang terjadi di masjid An Noor, dia langsung menghubungi rekannya sesama alumnus ISI Jogja yang ada di Christchurch. Seorang alumnus jurusan Seni Lukis ISI, Zulfirmansyah memang menjadi korban teror tersebut.

“Jadi ini spontan saja atas dasar solidaritas. Energi (solidaritas) itu muncul begitu saja,” katanya ditemui di sela doa bersama.

Dia mengabarkan rencana doa bersama itu kepada rekan-rekan seniman sesama alumnus ISI Jogjakarta melalui WhatsApp. Selain itu dia juga memanfaatkan Facebook untuk terus menggalang solidaritas.

“Kami doa bersama untuk korban penembakan. Termasuk kepada Zul (Zulfirmansyah, Red),” tambah lulusan jurusan Seni Patung ISI Jogjakarta 1999 tersebut.

Doa bersama digelar sekitar pukul 20.00 WIB. Seluruh jamaah tampak khusyuk membaca ayat-ayat suci Alquran. Doa bersama dipimpin oleh seorang ustad yang juga alumni dari ISI.

Peserta tak hanya seniman alumni jurusan Seni Lukis, almamater Zulfirmansyah. Namun juga dari berbagai jurusan dan angkatan.

Salah seorang seniman lainnya, Widarsono Bambang mengatakan, dia hadir malam ini usai mengetahui kabar doa bersama tersebut dari Facebook.

“Saya datang spontan saja setelah mendengar adanya doa bersama,” kata pria jurusan Seni Kriya ISI Jogjakarta angkatan 2000 tersebut.

Dari informasi yang diperoleh alumni ISI, kondisi Zulfirmansyah terus menunjukkan progres signifikan. Kondisinya berangsur-angsur membaik. Begitu pula dengan anaknya yang turut menjadi korban penembakan.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Ridho Hidayat

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Belasan Seniman Jogja Kirim Doa untuk Para Korban Teror Selandia Baru