alexametrics

Kasus Pemukulan Satpol PP, Risma: Ya Sudah

16 Februari 2019, 16:40:32 WIB

JawaPos.com – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya Rianda Haredino, 44, menjadi korban pemukulan. Pelakunya adalah Ketua RT 6 Kelurahan Krembangan Utara Ahmad Jumadi. Insiden terjadi saat anggota Satpol PP melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) di Jalan Indrapura Jaya, Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menanggapi insiden tersebut. Risma menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

“Satpol PP Surabaya sudah lapor (polisi). Ya sudah. Dia (Rianda) juga nggak mungkin berani kalau melakukan (penertiban APK) tanpa aturan,” kata Risma di rumah dinasnya, Sabtu (16/2)

Menurut Risma, anggota Satpol PP menertibkan APK sesuai dasar hukum yang berlaku. Yakni, Perda 2 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. “Katanya masih diproses polisi, ya. Karena saat bertugas, dia (Rianda) juga punya dasar hukumnya,” ujar Risma.

Ditanya soal tindak lanjutnya, Risma enggan berkomentar banyak. Dia menganggap masalah tersebut telah selesai karena sudah melapor ke polisi.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur (Jatim) Moh. Amin mengatakan, insiden terbut bukan termasuk pidana pemilu. Sebab aksi kekerasan pada video tergolong perlawanan terhadap petugas.

Untuk itu, Bawaslu menyerahkan kasus itu sepenuhnya kepada kepolisian. “Jadi melawan atau menghalang-halangi petugas itu bukan pidana pemilu lagi. Bisa (masuk) pada pidana umum. Kalau merusak APK, masih pidana pemilu,” terang Amin.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Aryo Mahendro

Copy Editor :

Kasus Pemukulan Satpol PP, Risma: Ya Sudah