alexametrics

Yuassa Tertarik Bangun Pabrik Ban di Sumsel

16 Januari 2019, 20:33:18 WIB

JawaPos.com – Sebagai daerah penghasil karet di Indonesia, Yuassa Baterry Indonesia tertarik untuk mebangun pabrik ban di Sumsel. Hal ini terlihat dalam pertemuan antara Komisaris PT Yuassa Baterry Indonesia, Wandi Winanda dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru di Griya Agung Palembang, Rabu (16/1).

Komisaris PT Yuassa Baterry Indonesia, Wandi Winanda mengatakan, pihaknya berkeinginan mencoba peluang bisnis di Sumsel. Seperti membangun pabrik ban mengingat memang produksi karet di Sumsel cukup tinggi.

Menurutnya, peluang bisnis ini cukup baik. Namun, pihaknya masih akan mempelajari terlebih dahulu segala sesuatu yang dibutuh seperti suplai dan kualitas karet serta peluang pasar yang ada.

“Pak Gubernur Sumsel juga mendukung sepenuhnya rencana pembangunan ini,” katanya saat ditemui di Griya Agung Palembang, Rabu (16/1).

Untuk mempelajari ini, ia mengaku akan memakai jasa konsultan atau asisten dari dalam dan luar negeri sehingga mendapatkan data yang konkret. Ia mengaku saat ini pihaknya juga telah membangun pabrik ban di Surabaya. Hanya saja memang untuk sepeda motor.

Dirinya berharap rencana pembangunan pabrik di Sumsel bukan hanya untuk motor tetapi untuk mobil dan menyentuh pasar ekspor. Disinggung soal nilai investasi, dirinya mengaku belum dapat memastikannya termasuk penentuan lokasi pabrik tersebut.

Namun, yang terpenting yakni penyerapan dari pasar sehingga akan didapati gambaran kebutuhan produksi pabrik yang akan dibangun.
“Ini baru tahap awal sekali. Kami mau lihat dulu dan menunggu hasil kajiannya,” singkatnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan mendatangkan investor ini merupakan langkah pemerintah yang tidak tinggal diam dengan kondisi daerahnya mengingat saat ini kondisi harga karet tak kunjung baik.

Ia mengaku harga karet ini tidak bisa diintervensi oleh pemerintah. Namun, setidaknya dengan adanya pabrik ban maka dapat mengoptimalkan produksi dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Sumsel. “Mungkin nantinya minimal ban tersebut dapat digunakan untuk mobil dinas,” katanya.

Saat ini, pihaknya tidak memikirkan untung dahulu dengan pabrik ban. Karena yang terpenting yaitu operasionalnya dulu hingga stabil antara pembelian dan penjualan.
Untuk lokasinya, ia mengaku akan ditawarkan ke kabupaten/kota di Sumsel siapa yang berminat dan siap untuk menyediakan lokasinya.

Artinya, tidak harus dibangun di KEK. Namun, memang yang paling baik berada di lokasi perairan karena biaya logistik yang murah dengan menggunakan transportasi air.
“Kami juga akan membuat peraturan gubernur terkait tata niaga penentuan harga karet. Tapi, petani juga harus menjaga kualitasnya agar tetap baik digunakan,” tutupnya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim

Yuassa Tertarik Bangun Pabrik Ban di Sumsel